Cara Aiptu Sutrisno dan Bripka Eko Mengharumkan Polrestabes Surabaya

  • Bagikan

KEMAMPUAN Aiptu Sutrisno dan Bripka Eko Nurfianto dalam hal menembak tak lagi diragukan. Gelar juara menembak tingkat Jawa Timur mampu dipertahankan keduanya selama empat tahun terakhir.

SEPTIAN NUR HADI, Surabaya

Aiptu Sutrisno dan Bripka Eko Nurfianto terlihat sibuk di Lapangan Tembak Arjuna Polrestabes Surabaya, Selasa (13/8). Mereka bersiap untuk latihan menembak. Pistol berjenis revolver jadi pilihan siang itu. Dalam gerak cepat, kurang dari tiga detik, enam peluru dimasukkan dengan sigap. Mata mereka menatap tajam ke arah target yang berjarak 25 meter.

Doorrr… timah panas tersebut melesat. Satu per satu peluru itu berhasil mengenai sasaran. Tidak ada yang meleset. Keduanya lantas saling menatap dan tertawa lepas. Aktivitas menembak tersebut biasanya dilakukan bertiga bersama Bripka Ana Agung. Namun, Agung sedang menjalani pendidikan kepolisian.

Menembak dijalani Bripka Eko Nurfianto sejak 2004. Saat itu, dia diajak kerabat untuk berlatih menembak di Polrestabes Surabaya bersama puluhan bintara lain Peluru pertama yang ditembakkannya berhasil membuatnya jatuh cinta. Dia merasa mendapatkan kepuasan. ”Padahal, waktu itu banyak tembakan yang meleset,” katanya, lantas tersenyum.

Namun, pria kelahiran 12 November 1982 itu merasa menebak merupakan tantangan yang harus ditaklukkan. Apalagi untuk seorang polisi. Kemampuan membidik sasaran harus dimiliki oleh setiap anggota. ”Saya pun fokus latihan menembak. Bahkan, sekarang menembak sudah jadi hobi yang tidak bisa dihilangkan,” kata Eko.

Berkat latihan rutin, dia semakin mahir dalam menembak. Hampir semua bidikannya selalu tepat sasaran. Seandainya meleset pun, bisa dihitung dengan jari. Eko berhasil menjadi yang terbaik dari puluhan penembak lain. Hal tersebut dibuktikan dalam kompetisi tembak Piala Kapolrestabes Surabaya pada 2014.

Keberhasilan tersebut membuat Eko dipercaya untuk mewakili Polrestabes Surabaya bersaing dengan kantor kepolisian lainnya di tingkat Polda Jawa Timur. Eko tidak hanya seorang diri saat mengikuti kejuaraan tersebut. Tetapi, bersama Aiptu Sutrisno dan Bripka Agung. Mereka mengikuti kategori beregu menembak target dan reaksi. ”Tahun 2015, untuk kali pertama, kami berhasil mengharumkan nama Polrestabes Surabaya di tingkat Jawa Timur,” kata ayah dua anak tersebut.

  • Bagikan