Siswa-siswi SMAN 2 Surabaya yang Lulus Dua Tahun dan Diterima PTN

  • Bagikan

ADA 14 siswa SMA Negeri 2 yang masuk kelompok belajar cepat (KBC). Mereka menggunakan sistem kredit semester (SKS) pada kurikulum SMA. Mereka lulus SMA dalam waktu dua tahun dan seluruhnya tembus universitas negeri.

HANAA SEPTIANA, Surabaya

Zydhan Linnar Putra merupakan siswa jurusan IPA yang masuk KBC. Perolehan nilai UTBK-nya lebih dari 700 dan itu mengantarkannya ke Jurusan Teknik Informatika ITS melalui jalur ujian SBMPTN. Sebelumnya, Zydhan mengaku tidak terlalu ngoyo untuk menyelesaikan SMA dalam waktu dua tahun. Penggemar pelajaran fisika tersebut tidak terlalu senang memforsir diri untuk nggetu belajar. Karena itu, saat mendengar program KBC dengan sistem SKS, Zydhan memang penasaran. Namun, tidak ngoyo.

Tetapi, kemampuan Zydhan malah moncer begitu masuk semester 2 dan 3. Kemampuannya menyelesaikan unit kegiatan belajar mandiri (UKBM) dengan cepat membuat para guru yakin dia bisa masuk KBC. Remaja putra pengemudi ojek itu juga tidak percaya diri bisa selesai dua tahun karena sakit pada awal 2018 ”Ayah agak kecewa waktu sempet ingin mundur. Aku nggak ingin buat ayah kecewa. Ya ikhtiar aja. Alhamdulillah bisa sampai di sini sekarang,” ujar alumnus SMPN 3 Surabaya itu. Untuk mengasah kemampuan, Zydhan berusaha menyempatkan diri mengikuti berbagai kompetisi. Moto untuk sukses belajar sederhana. ”Belajarlah kalau lagi ingin belajar,” kata Zydhan yang mengaku sering bolos les kalau sedang tidak mood belajar itu. Kini Zydhan berniat lebih serius belajar saat kuliah. Dia ingin menggapai cita-citanya. Menjadi menteri komunikasi dan informatika.

Salah seorang teman dekatnya, Abiyyu Jahfalu, mengakui kecerdasan Zydhan. ”Dia itu memang nggak terlalu nggetu belajar. Masih sempat main-main sama teman-temannya. Tapi, hasil pelajarannya selalu bagus,” kata siswa yang baru kelas XII itu.

Cerita siswa SKS yang berhasil lulus dua tahun juga datang dari siswa IPS Akmal Prantiaji. Dia merupakan satu-satunya siswa IPS di angkatannya yang tergabung dalam KBC. Akmal diterima di Jurusan Ilmu Hukum UGM Jogjakarta dengan SNMPTN atau seleksi hasil rapor saja.

”Almarhumah ibu yang berkontribusi penuh sampai saya menjadi seperti ini,” kenangnya mengingat ibunya yang baru saja meninggal beberapa waktu lalu.

  • Bagikan