Inilah Tempat Binaraga dan Angkat Besi Tertua di Surabaya

  • Bagikan

TUMBUHNYA beragam gym di Surabaya belum mengikis keberadaan POR Suryanaga Cabang Angkat Besi Berat dan Binaraga. Sebagian perangkat olah tubuh yang dimiliki memang lawas, member-nya pun silih berganti, tetapi mereka tetap ada. Setia menanti yang akan datang.

FAJAR ANUGRAH TUMANGGOR, Surabaya

Sambil duduk di atas matras, Putut Wijaya ngos-ngosan. Baju ketat yang dikenakannya mulai basah. Tangannya kotor. Begitu juga punggungnya. Sesekali dia mengatur napas. Melirik ke kaca untuk memastikan kontraksi otot-ototnya. Terutama bagian bisep dan trisep. Dia memang tengah melatih dua otot besar itu untuk meningkatkan massa otot lengan.

Itu dilakukannya setahun belakangan. ’’Akhir-akhir ini mulai mengendur. Makanya terus dilatih,” kata anggota POR Suryanaga Cabang Angkat Besi Berat dan Binaraga (ABBBR) Surabaya di Pasar Besar Wetan, Bubutan, pada Jumat (19/7). Ada berbagai macam alat yang digunakannya. Di antaranya, barbel dan dumbbell. ’’Mayoritas alat-alat ini tua loh. Lawas,” ungkapnya Berdasar yang dia ketahui, tempatnya berlatih itu dibangun pada 1950-an. Peralatan yang digunakan memang bertambah. Namun, jumlahnya tidak banyak. ’’Masih banyakan yang lawas,” tuturnya.

Putut mengatakan, alat-alat yang masih asli masih berada di posisi masing-masing dan tidak bisa dipindah karena dibikin permanen. ’’Ini misalnya, tidak bisa diapa-apain lagi,” katanya sembari menunjukkan alat bernama bench back up. Alat tersebut terpatri kuat di lantai sehingga tidak bisa dipindah-pindah.

Selain alatnya yang lawas, POR Suryanaga Cabang ABBBR Surabaya masih berdiri di bangunan yang sama dengan puluhan tahun silam. Dengan warna dinding monokrom, beberapa fondasi tempat latihan terbuat dari kayu jati. ”Memang sudah berumur. Tapi, semua masih kuat,” tambahnya.

Putut menunjukkan alat katrol besi yang berfungsi untuk melatih bagian atas tubuh dan lengan. Alat yang menancap di kayu tersebut bisa menahan beban sampai 100 kilogram. ’’Belum pernah ada masalah dengan alat ini selama saya jadi member,” katanya. Para pendiri tempat itu, lanjut dia, betul-betul merancang peralatan angkat berat dengan baik sehingga masih bisa digunakan sampai sekarang.

  • Bagikan