33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Marcha Sharapova Rusli, Pemenang Putri Cilik Indonesia 2019

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KALI pertama mengikuti kontes kecantikan, Marcha langsung menuai kemenangan. Dia dinobatkan sebagai Putri Cilik Indonesia 2019 dengan menyingkirkan 34 finalis lain. Bagi Marcha, prestasi itu merupakan sebuah capaian tersendiri.

NURUL KOMARIYAH, Surabaya

Ada benarnya kalau nama adalah doa. Saat lahir ke dunia pada 4 Maret 2007, orang tua Marcha menyelipkan tambahan Sharapova di tengah-tengah nama lengkapnya. Nama itu tidak lain diambil dari nama belakang petenis dunia terkemuka, Maria Yuryevna Sharapova. Dia adalah orang pertama Rusia yang memenangi turnamen tenis bergengsi Wimbledon.

Menyelipkan nama tersebut dimaksudkan sebagai harapan agar Marcha tumbuh menjadi gadis cantik yang cerdas dan berprestasi. Salah satu prestasi terbaru yang dikukuhkan Marcha adalah berhasil menggondol mahkota Putri Cilik Indonesia 2019.

Dia kali pertama menjajal kontes tersebut dan langsung mencuri hati juri serta masyarakat Indonesia. Sebab, Marcha juga menyabet gelar sebagai Miss Popularity yang dinilai dari dukungan di media sosial.

Meski berlabel kontes kecantikan untuk anak usia 9–12 tahun, penilaian secara keseluruhan melibatkan aspek prestasi akademik dan wawasan yang luas dari para peserta. Aspek-aspek tersebut menjadi syarat mutlak.

’’Bukan cuma ajang kecantikan, tapi juga brain. Si Marcha ini memang akademik di sekolah selalu bagus,’’ ujar Felly Chandra, nenek Marcha yang ikut menemani cucu kesayangannya ngobrol dengan Jawa Pos di Lenmarc Mall awal pekan lalu.

Salah satu prestasi sekolah yang kentara di setiap tahun adalah gelar sebagai outstanding student. Gelar tersebut didapat Marcha sejak duduk di bangku TK B hingga kelas VI di SD Cita Hati. ’’Ada beberapa anak di kelas yang dapat gelar itu. Dinilai dari akademik dan tingkah laku. Tapi, kalau academic achievement atau juara I, aku pernah dapat di kelas III–V,’’ jelas Marcha.

Felly menyatakan, Marcha adalah tipikal anak yang fokus dan tekun. ’’Kalau sudah mau sesuatu, pasti dikejar betul dengan serius. Tekad sama kemauannya kuat,’’ ungkapnya. Selain itu, dia melihat adanya inisiatif yang besar dalam diri Marcha. Dengan begitu, apa pun yang jadi tanggung jawabnya, terutama yang berkaitan dengan tugas-tugas sekolah, pasti segera dikerjakan tanpa disuruh.

Gadis yang punya saudara kembar bernama Ingvar Abramovich Rusli itu memang terbiasa sibuk. Dia pernah didapuk sebagai bintang iklan beberapa brand susu maupun pakaian. Selain itu, Marcha tercatat pernah membintangi web series serta menelurkan album anak-anak bersama beberapa penyanyi cilik dari Jakarta dan Surabaya. Bahkan, jauh sebelum mengikuti kontes Putri Cilik Indonesia, dia lebih dulu dikenal sebagai selebgram squishy yang punya ratusan fan base.

Banyaknya kegiatan pemotretan hingga syuting membentuk Marcha menjadi remaja yang pandai mengatur waktu dan punya kesadaran tanggung jawab yang besar. ’’Aku sekarang lebih ke arah influencer dan pengusaha fashion muda,’’ ucap pemilik tinggi 158 sentimeter dan berat badan 40 kilogram itu.

Ya, di akun Instagram-nya yang kini punya 351 ribu pengikut, Marcha ingin memberikan pengaruh positif. Bagi dia, ada kunci lain keberhasilan selain tekun, ulet, dan fokus. Yakni, berani mencoba sehingga tahu apa yang mesti dibenahi dan disempurnakan. ’’Nggak apa-apa dimulai dari hal yang simpel. Nanti bisa di-improve. Yang penting mencoba dulu,’’ tegas gadis 12 tahun tersebut.

Berhasil meraih gelar Putri Cilik Indonesia 2019 dianggap sebagai pintu pembuka pada hal yang lebih besar. Marcha ingin ikut andil mengurangi bullying. Dia juga berharap punya kesempatan di kancah dunia untuk memamerkan konsep kebinekaan di Indonesia.

Tema Bhineka Tunggal Ika sendiri merupakan pidato yang mengantarnya dari lima besar menjadi pemenang. Pada malam final di Jakarta pada 11 Juli lalu, dia ditanya cara menginspirasi jika berhasil menang. Dengan tegas dan tanpa ragu, Marcha ingin membawa pesan keberagaman yang rukun dan damai. 

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Paripurna Penetapan Paslon Wali Kota

SALATIGA - DPRD Kota Salatiga mengadakan paripurna istimewa pengumuman penetapan paslon Wali Kota Wakil Wali Kota Salatiga Terpilih 2017. Sidang diadakan di ruang Bhineka Tunggal...

Peradi Surati Ganjar Pranowo

SEMARANG - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang layangkan surat aduan ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, terkait banyaknya jalan rusak...

Polisi Waspadai Peredaran Pil PCC

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Kasus peredaran narkoba di wilayah kota Salatiga ditengarai cukup tinggi. Salah satu indikasinya adalah, banyaknya kasus narkoba yang terungkap di Salatiga....

Edisi Emas Imlek

RADARSEMARANG.COM - Sales Promotion Girl PT Aneka Tambang (Antam) Tbk menunjukan emas batangan bergambar Anjing Tanah yang menjadi desain Tahun Baru Imlek yang jatuh...

Persenjataan TNI Digelar di Simpanglima

SEMARANG–Sejumlah alat utama sistem persenjataan (Alutsista) milik TNI, kembali dipamerkan di kawasan Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang sejak Sabtu (30/9) kemarin hingga hari ini,...

Pedagang Awul-Awul Sulit Ditemui

UNGARAN-Pakaian bekas impor atau yang kerap disebut awul-awulan pernah berjaya dan menjadi pilihan masyarakat. Namun sekarang sulit ditemui sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan RI...