33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Melihat Rancangan Konsep Baru Jalur KA Gerbangkertosusila

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

JawaPos.com – Konsep pengembangan moda transportasi jalur kereta di wilayah Gerbangkertosusila sudah lama disiapkan pemerintah. Program itu masuk rencana jangka panjang pembangunan di Jatim.

Kini rencana tersebut kembali diseriusi. Tak hanya masuk proyek prioritas percepatan, sejumlah studi telah dilakukan bersama pihak ketiga yang tertarik.

Pemerintah mengantongi sejumlah konsep awal yang bakal diterapkan.

Di antaranya, dari operator kereta api Prancis dan sebuah konsorsium Jerman. Secara umum, konsep yang ditawarkan dua investor itu tak jauh beda. Mengoneksikan jalur kereta yang ada di wilayah ring I Jatim. “Saat ini konsep itu tengah didalami pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Fattah Jasin.

Berdasar desain pengembangan jalur KA bertajuk Surabaya Regional Rail Transport System (SRRTS) yang digagas operator kereta asal Prancis, koneksi moda dilakukan di seluruh wilayah Gerbangkertosusila. Rute yang dilalui adalah Mojokerto/Porong-Tarik-Sidoarjo-seluruh stasiun di Surabaya hingga Lamongan.

Namun, konsep tersebut dimodifikasi. Jalur kereta juga akan melintas ke arah Gresik serta Tuban. Selain itu, pemerintah berencana menghidupkan lagi jalur dari Lamongan-Babat-Jombang-Mojokerto. “Sehingga, koneksi dari seluruh jalur itu bersifat komuter (memutar) ke seluruh wilayah Gerbangkertosusila,” katanya.

Untuk merealisasikan konsep itu, pemerintah menyiapkan empat skenario jalur. Yakni, memakai jalur yang sudah ada, memodifikasi sejumlah jalur yang ada, plus mengaktifkan jalur yang saat ini tidak difungsikan. “Juga, ada rencana mengembangkan jalur baru,” katanya.

Untuk wilayah Mojokerto, Sidoarjo, Lamongan, yang digunakan adalah rel-rel existing. Sementara itu, yang masuk proyeksi diaktifkan lagi adalah wilayah Gresik, Tuban, serta ruas Babat hingga Jombang.

Rencana khusus disiapkan pemerintah terhadap jalur-jalur kereta di Surabaya. Meski tetap memakai jalur existing (mulai Waru, Wonokromo, Gubeng, Surabaya, Kota, Pasar Turi, hingga Kandangan), ada modifikasi berupa memperbanyak jalur rel jenis elevated (melayang).

Konsep itu diperlukan agar tidak mengganggu lalu lintas jalan yang dilalui perlintasan. Diperkirakan ada sekitar 19 km rel di wilayah Surabaya yang menggunakan jenis itu. Selain jalur, yang disiapkan dalam program koneksitas adalah pemerataan angkutan pengumpan (feeder) di seluruh stasiun pemberhentian kereta.

Pemerintah juga akan membenahi jenis moda angkutan yang dioperasikan. Secara umum, nanti digunakan kereta cepat yang ramah lingkungan. “Ada sejumlah jenis kereta yang sedang dijajaki,” tutur Kabid Pengembangan Transportasi dan Multimoda Dishub Jatim Kurniawan Hary.

Program itu membutuhkan dana besar. Pemerintah tengah merancang skema pendanaannya. Jika menggunakan hitungan yang sudah dibuat perusahaan kereta asal Prancis, program tersebut diperkirakan butuh dana sekitar 1,055 miliar euro atau setara Rp 16 triliun. Namun, hitungan itu berpotensi berubah.

Tingginya biaya yang dibutuhkan cukup beralasan. Tak hanya dipakai untuk persiapan fasilitas dan infrastruktur moda angkutan (baik kereta, perangkat sinyalisasi, peranti telekomunikasi, maupun pembangunan rel elevated), dana juga dialokasikan untuk aktivasi jalur-jalur yang sudah mati dan pembuatan jalur baru.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (ris/din/c10/ayi)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...