JawaPos.com – Hati-hati jika Anda menerima informasi yang tidak disertai sumber tepercaya. Bisa jadi info itu memang dibuat untuk bikin kegaduhan. Contohnya kabar pemberlakuan nopol ganjil genap di DKI Jakarta untuk kendaraan roda dua.

Informasi itu beredar luas di lini masa medsos. Salah satu yang mengunggah informasi itu adalah Danny Farioza (fb.com/denny.farioza.3) kemarin (12/7). “Info katanya kendaraan motor roda dua di berlakukan ganjil genap, benarkan!” tulis Danny.

Sepertinya, Danny mendapatkan informasi setengah-setengah itu melalui pesan berantai. Hoaks yang lebih detail banyak ditemukan di lini masa Facebook. Disebutkan, sistem ganjil genap itu berlaku selama 15 jam di 13 ruas jalan utama DKI Jakarta.

Hoax ganjil gena. (Facebook)

Terkait dengan aturan ganjil genap untuk motor, Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir memastikan bahwa kabar tersebut bohong. Menurut dia, tidak ada pemberlakuan aturan ganjil genap untuk kendaraan roda dua. “Kabar tersebut hoaks,” tegas Nasir kemarin.

Sementara itu, aturan ganjil genap selama 15 jam memang pernah diterapkan saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menyampaikan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memang mengusulkan penerapan kembali sistem ganjil genap yang diberlakukan saat Asian Games lalu. Pihaknya beralasan sistem tersebut efektif. Namun, harus dilakukan pengkajian secara matang. “Belum diputuskan soal itu,” ucap Syafrin.