Motor Kena Aturan Nopol Ganjil Genap?

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

JawaPos.com – Hati-hati jika Anda menerima informasi yang tidak disertai sumber tepercaya. Bisa jadi info itu memang dibuat untuk bikin kegaduhan. Contohnya kabar pemberlakuan nopol ganjil genap di DKI Jakarta untuk kendaraan roda dua.

Informasi itu beredar luas di lini masa medsos. Salah satu yang mengunggah informasi itu adalah Danny Farioza (fb.com/denny.farioza.3) kemarin (12/7). “Info katanya kendaraan motor roda dua di berlakukan ganjil genap, benarkan!” tulis Danny.

Sepertinya, Danny mendapatkan informasi setengah-setengah itu melalui pesan berantai. Hoaks yang lebih detail banyak ditemukan di lini masa Facebook. Disebutkan, sistem ganjil genap itu berlaku selama 15 jam di 13 ruas jalan utama DKI Jakarta.

Hoax ganjil gena. (Facebook)

Terkait dengan aturan ganjil genap untuk motor, Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir memastikan bahwa kabar tersebut bohong. Menurut dia, tidak ada pemberlakuan aturan ganjil genap untuk kendaraan roda dua. “Kabar tersebut hoaks,” tegas Nasir kemarin.

Sementara itu, aturan ganjil genap selama 15 jam memang pernah diterapkan saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menyampaikan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memang mengusulkan penerapan kembali sistem ganjil genap yang diberlakukan saat Asian Games lalu. Pihaknya beralasan sistem tersebut efektif. Namun, harus dilakukan pengkajian secara matang. “Belum diputuskan soal itu,” ucap Syafrin.

- Advertisement -

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Viral Video Hoax Istri Tabrak Suami saat Parkir Mundur di Surabaya

JawaPos.com - Ulah para penyebar hoax semakin keterlaluan. Mereka sengaja memodifikasi pesan WhatsApp maupun posting-an Facebook untuk membuat informasi heboh. Seperti yang baru-baru ini...

10 Kali Beraksi, Diganjar Timah Panas

BARUSARI - Setelah beraksi 10 kali mencuri motor, sopir rental mobil bernama Imam Indramawan, 33, warga Jalan Semeru, Gajah Mungkur, Semarang, yang tinggal di...

Halo Unika Permudah Akses Alumni

SEMARANG – Guna mempermudah akses bagi alumni, Unika Soegijapranata mengembangkan program aplikasi yang dapat digunakan sebagai komunitas virtual dan diharapkan memberikan keuntungan bagi universitas...

‘Teras Singosari’ Dekatkan Warga dengan Muhammadiyah

SEMARANG—Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng bersama Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng meluncurkan program Teras Singosari pada Rabu (6/9) malam di halaman Gedung...

More Articles Like This

- Advertisement -