Viral Ganjil Genap Motor 15 Jam, Polisi dan Dishub Pastikan Itu Hoax

  • Bagikan
JawaPos.com – Belakangan ini beredar pesan berantai di media sosial yang berisi informasi penerapan ganjil-genap dengan durasi 15 jam di sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Jakarta untuk kendaraan bermotor roda dua. Di edaran tersebut disebutkan aturan ini mulai diterapkan hari ini. Ada 13 ruas jalan ibu kota yang disebut menerapkan aturan ini.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir memastikan kabar tersebut adalah bohong. Tidak ada pemberlakukan ganjil genap untuk kendaraan roda dua. “Kabar tersebut hoax,” ujar Nasir saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (12/7).

Senada dengan itu, Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Sigit Wijatmoko pun memastikan tak ada pemberlakuan aturan tersebut. Ganjil genap 15 jam hanya diterapkan saat Indonesia dipilih menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Setelah gelaran itu usai, maka aturan tersebut ditiadakan. “Itu aturan ganjil genap waktu Asian Games 1 Agustus 2018,” ujar Sigit.

Sementara itu, Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menyampaikan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memang memberikam usulan agar sistem ganjil genap Asian Games diterapkan kembali meskipun event akbar tersebut sudah selesai. BPTJ berdalih sistem tersebut menjadi yang paling amluh dalam mengurai kemacetan di ibu kota.

Meski begitu, pihak Dishub belum mengamini usulan tersebut. Apalagi jika diterapkan untuk kendaraan roda dua. “Belum diputuskan soal itu,” ucap Syafrin. Selama Asian Games berlangsung petugas meberlakukan ganjil genap selama 15 jam. Terhitung dari pukul 06.00-21.00 WIB.

Syafrin menuturkan, penerapan ganjil genap Asian Games ditujukan untuk menyokong sebuah hajat besar yang berlangsung pada periode tertentu. Maka, apabila akan diterapkan untuk aktivitas sehari-hari, harus dilakukan pengkajian terlebih dahulu secara matang.

“Akan kita coba pelajari dari sisi kami sebagai Pemprov. Dalam mengambil keputusan, itu banyak aspek harus dinilai. Jadi kita akan lakukan dari kajian BPTJ, akan lakukan kajian kembali secara komperhensif,” tutupnya.

Berikut edaran di media sosial yang menyatakan pemberkuan ganjil genap selama 15 jam:

  • Bagikan