Sidrahta Lidya Putri, Joki Motor Perempuan Surabaya

  • Bagikan

Asap knalpot, raungan mesin sepeda motor, dan bengkel bukan hanya dunia pria. Setidaknya bagi Sidrahta Lidya Putri. Setelah tidak lagi menjadi joki balap liar gara-gara teman meninggal, Lidya menyalurkan kesukaannya pada motor dengan ikut touring.

THORIQ S. KARIM, Surabaya

TRAGEDI telah membuat pilihan hidup Lidya berubah. Dari joki balap liar perempuan menjadi penggemar touring. Semuanya berubah setelah tewasnya Yessy, temannya sesama joki perempuan, pada 2019.

Meski sudah sepuluh tahun berlalu, Lidya masih ingat betul detailnya. ”Saya lupa persisnya di mana. Tapi, sekitar Krian,” kata perempuan 24 tahun tersebut. Perempuan penunggang Yamaha R15 sport itu lalu bercerita mengenai kecelakaan tragis tersebut.

Ketika itu, Lidya dan Yessy sudah bersiap di garis start untuk menjajal setting-an baru kendaraan. Mereka memanfaatkan traffic light yang menyala merah. Hal itu sudah sering dilakukan. Pembalap liar akan menjadikan lampu hijau sebagai start mereka. Entah apa yang memicu Yessy tiba-tiba meluncur saat lampu masih menyala merah. ”Dia ditabrak kendaraan dari sisi jalur yang lampu menyala hijau,” kenang dia Lidya melihat sendiri sahabatnya itu terpental cukup jauh dan kemudian tergeletak berlumuran darah. Lidya turun dan menghampiri Yessy.

Uji coba batal. ”Saya melihat dia sudah tidak berdaya. Lalu, saya bawa ke rumah sakit,” ucapnya.

Nyawa Yessy melayang di tengah perjalanan itu. Peristiwa tersebut menjadi pukulan berat bagi Lidya. Dia berpikir dua kali untuk kebut-kebutan di jalan raya. Tak jarang, bayangan kecelakaan itu muncul saat dia mengendarai sepeda motor. ”Saya masih ingat karena peristiwa itu ada di depan saya,” kata Lidya.

Hal itu membuat perempuan yang bekerja sebagai kasir waralaba tersebut terpukul dan memutuskan untuk tidak lagi menjadi joki balap liar. Namun, tetap saja kecintaannya pada sepeda motor tak pernah hilang.

Raungan mesin sepeda motor sport selalu terdengar di depan rumah Lidya di Desa Sawo Tratap, Gedangam, Sidoarjo. Mulai berangkat kerja hingga touring bersama rekan-rekannya. ”Ini memang hobi saya,” ujarnya.

  • Bagikan