Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Napiter dengan Lingkar Perdamaian

  • Bagikan

Para narapidana terorisme dan tamu mereka yang merupakan mantan teroris bergurau tentang makanan serta bertukar kabar soal keluarga dan teman. Silaturahmi serupa dijalin yayasan yang dipandegani Ali Fauzi itu di lapas lain.

MAYA APRILIANI, Sidoarjo

DENGAN nada bercanda, Ali Fauzi mengingatkan para narapidana terorisme (napiter) yang hadir di aula. “Jangan maksa buka dengan makanan kambing. Daripada darah tinggi nanti,” kata direktur Yayasan Lingkar Perdamaian itu.

Seketika semua yang hadir di aula Lapas Kelas I Surabaya (Porong) kemarin sore (20/5) tergelak. Betapa tidak, hampir semua makanan yang tersaji di hadapan mereka berbahan dasar daging kambing.

“Semua kambing, kecuali ini,” kata Hisyam alias Umar Patek, salah seorang napiter, sembari menunjuk kerupuk di depannya. Semua kembali tergelak.

Suasana hangat dan penuh tawa memang mendominasi buka puasa bersama tersebut. Silaturahmi yang telah terjalin lama antara para napiter dan ke-23 mantan teroris yang tergabung di Yayasan Lingkar Perdamaian jadi kian erat.

Ada empat napiter yang hadir kemarin sore. Tiga di antaranya adalah Asep Jaya alias Aji alias Dahlan alias Yahya, Samsudin alias Fatur, dan Ismail Fahmi Yamsehu. Ketiganya dipidana seumur hidup karena kasus kerusuhan Ambon.

Satu lainnya adalah Umar Patek. Mereka berempat merupakan napiter yang telah menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kemeriahan terlihat sejak sebelum magrib. Ada yang menata makanan di meja. Menyajikan minuman dan buah di karpet hijau. Sebagian lagi berbincang santai. Membentuk beberapa kelompok kecil di sisi kiri ruangan.

Sepanjang acara, para napiter dan Ali Fauzi dkk berbincang sangat akrab. Sesekali terdengar gelak tawa. Perbincangan mereka seputar aktivitas yang dilakukan selama ini. Kabar keluarga dan teman yang mereka kenal.

Ali mengatakan, berbagai masakan yang dia bawa kemarin sengaja dimasak khusus untuk acara tersebut. Daging kambing diolah dalam beragam menu masakan. Ada gulai, kari, dan daging kambing goreng. Bagi yang tidak mengonsumsi kambing, disediakan juga ayam goreng.

  • Bagikan