33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Bukber Warga Turki, Bukan Inggris

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

JawaPos.com – Kemeriahan acara buka bersama di negara-negara Islam tentu merupakan kewajaran. Berbeda halnya jika kemeriahan itu terjadi di negara dengan jumlah penduduk muslim minoritas. Misalnya, di Kota London, Inggris. Pasti sangat menarik untuk dijadikan berita.

Kabar tersebut mulai beredar di media sosial. Salah satunya berupa foto ratusan orang yang memadati jalanan kota untuk menunggu waktu berbuka. Di hadapan mereka ada makanan dan minuman takjil. “Foto Meriahnya Buka Puasa di Jalanan Kota London Bikin Takjub Netizen.” Demikian bunyi tulisan yang melengkapi foto itu.

Sayang, tulisan yang menyertai foto tersebut adalah hoax. Sebenarnya, banyak situs yang mengunggah foto itu dengan keterangan yang benar dan lengkap. Misalnya, situs muftag.org yang menuliskan keterangan people pray at an Earth Iftar on Istiklal Boulevard during the Gezi Protests in 2013. Momen tersebut diabadikan Alper Orus, fotografer di Istanbul, Turki.

Portal berita Turki hurriyetdailynews.com mengunggah ulasan serupa dengan judul Hundreds Gather for Iftar Dinner on Main Istanbul Street. Berita yang terbit pada 19 Juni 2015 itu menjelaskan bahwa ratusan orang berbuka puasa di luar ruangan.

Buka puasa di jalan sudah dilakukan tiga kali. Sekitar seribu orang berkumpul di TÃnel Square, Turki, pada 18 Juni 2015. Aksi tersebut dilakukan setelah komunitas Muslim Antikapitalis, kelompok kunci dalam demonstrasi Taman Gezi, menyerukan buka puasa masal pada hari pertama Ramadan.

Menurut Ihsan Elia, teolog dan penulis, Yery Iftar atau Earth Iftar berlangsung sejak 2011. “Orang-orang itu berkumpul secara pribadi. Jika seruan itu ada, kami akan datang. Kami bakal terus berpartisipasi bila seruan itu datang dari berbagai penjuru Istanbul sekalipun. Kegiatan protes ini akan berlangsung hingga akhir Ramadan,” ungkapnya.

Yery Iftar kali pertama digelar setelah terjadi chaos antara aparat dan demonstran yang memprotes pembangunan Taman Gezi pada Juni 2013. Saat itu, pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan hendak merevitalisasi Taman Gezi untuk menjadi pusat perbelanjaan. Gelombang protes pun bermunculan dari berbagai kota. Anda dapat melihat foto dan ulasan tersebut di bit.ly/BuberBumi.

FAKTA

Foto ratusan orang yang sedang berbuka puasa di jalanan kota itu diambil di Istanbul, Turki. Bukan di London, Inggris.

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Luasan Berubah, Warga Minta Kejelasan

KENDAL—Ratusan warga yang terdampak pembangunan tol Semarang-Batang dari berbagai desa melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Kendal, Jumat (19/5). Mereka menuntut kejelasan harga...

Media Berbasis TIK, Wujudkan Kreativitas Guru

TEKNOLOGI informasi (TI) merupakan hal yang berhubungan dengan proses, alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi yang akan disampaikan ke pembaca. Teknologi informasi digunakan untuk...

Ditunda Lagi, Forum Panitia Desa Geram

DEMAK- Sejumlah orang yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Panitia Pengisian Perangkat Desa Kecamatan Mranggen kemarin mendatangi Pendopo Kabupaten Demak, di Jalan Kiai Singkil, Kota Demak....

Pesta Miras di Kuburan

TEMANGGUNG—Aparat Polres Temanggung menangkap warga yang sedang pesta minuman keras (miras). Empat pemabuk ditangkap saat pesta miras di komplek kuburan Tionghoa (bong cina) Dusun...

Peduli Pendidikan Anak Pinggiran

GIOVANIA Kartika dosen muda yang saat ini mengampu  program  studi Akuntansi  di Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga  merupakan  pendiri...

UNBK di SMKN 7 Dibagi Tiga Sif

SEMARANG - Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMK di Kota Semarang, pada hari pertama, Senin (3/4) kemarin, berjalan relatif lancar.  Ribuan siswa SMK...