33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

ACT Kirimkan 60 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Bengkulu

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Banjir tengah melanda wilayah Bengkulu sejak Sabtu (27/4). Sebagai respons awal, Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendirikan Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum yang tersebar di lima titik terdampak banjir maupun longsor. Bantuan diyakini semakin bertambah dengan pemberangkatan truk kemanusiaan dan armada bantuan yang dikirimkan hari ini, Senin (29/4).

“Koordinasi dengan lintas lini dengan tim di wilayah Bengkulu, baru saja tuntas. Karena ke depannya, kita akan membentuk kerangka aksi bantuan. Kemudian juga kita akan meluaskan aksi, juga meningkatkan volume dan kekuatan aksi ini,” jelas Bambang Triyono selaku Direktur Global Humanity Response ACT.

Kerangka aksi bantuan dalam waktu dekat ini diantaranya pengiriman 60 ton bantuan logistik yang diberangkatkan dengan truk dari gudang Humanity Distribution Center ACT di Gunung Sindur, Bogor. Bantuan logistik yang dikirimkan di antaranya sembako, selimut, popok bayi, susu, biskuit, termasuk juga pakaian untuk korban banjir Bengkulu.

Bantuan diberangkatkan pada Senin (29/4) sore, bersamaan dengan pengiriman 3 jenis armada. Mereka di antaranya 3 unit mobil rescue, 1 unit Humanity Food Truck, dan 1 unit ambulans pre-hospital untuk fase darurat.

Sementara itu menurut Sri Suroto, Kepala Cabang ACT Jawa Tengah (ACT Jateng), aktivitas tim ACT di Bengkulu hari ini akan lebih difokuskan kepada bantuan pangan siap santap dan distribusi logistik awal kepada korban. Namun ke depannya, Suroto menjelaskan sangat diperlukan kembali penguatan posko-posko di Bengkulu dan penambahan posko lain mengingat kondisi lokasi saat ini.

“Kami di Jawa Tengah juga tetap siaga serta mengajak masyarakat untuk memberikan kepedulian terbaiknya, insya Allah tim relawan kami juga siap diberangkatkan apabila dari ACT pusat menugaskan,” tambah Sri Suroto.

Hari ketiga sejak banjir melanda, Ahad (28/4), jumlah pengungsian masih masif, meski banjir perlahan mulai surut. Giyanto selaku ketua MRI Jawa Tengah mendapatkan informasi dari relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI Bengkulu) mengatakan, warga masih ada yang bertahan di sekitar rumah dengan mendirikan tenda darurat atau berteduh di posko.

“Pengungsian masih masif. Banjir di wilayah kota mulai surut, tetapi di beberapa kabupaten, itu masih terendam. Jalan dan jembatan juga banyak yang putus, sehingga bantuan dan tim rescue belum bisa masuk dikarenakan akses kami jadi terbatas juga, tutur Giyanto menurut informasi tim di lapangan. Lanjut Giyanto, pada Selasa pagi (30/4) MRI-ACT sudah membuat dapur umum di beberapa titik lokasi yang nantinya akan dibagikan untuk para penyintas banjir.

Sebelumnya sejak Jumat (26/4) malam, hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu terendam banjir. Kondisi banjir yang cukup parah membuat beberapa warga terpaksa mengungsi ke posko-posko, salah satunya yang didirikan oleh ACT.

Banjir yang diperkirakan terjadi karena intensitas hujan yang tinggi selama dua hari berturut-turut ini, menyebabkan sejumlah jalur transportasi terputus, baik antar-kabupaten maupun antar-provinsi, yang menghubungkan Bengkulu dengan Sumatera Selatan, serta Bengkulu dengan Lampung. (act/web/ap)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Siapkan Solusi Alternatif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Menanggapi keluhan masyarakat tentang beberapa jalan protokol yang mengalami kerusakan. Selasa (6/3), Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama beberapa Kepala Organisasi...

BBWS Tetap Siagakan Pompa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Balai besar wilayah sungai (BBWS) Pemali- Juana tetap menyiagakan pompa di wilayah Kaligawe, walaupun banjir di daerah tersebut sudah surut. Total...

Targetkan Rp 600 Juta

MUNGKID--Bulan Dana PMI tahun ini ditargetkan meraup  Rp 600 juta. Program tahunan ini, dikoordinatori oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magelang. Bulan Dana PMI Kabupaten...

Bangun Karakter Lewat Polisi Cilik

RADARSEMARANG.COM, KEBUMEN — Polres Kebumen menggelar lomba Polcil atau Polisi Cilik untuk memeriahkan HUT ke-72 Bhayangkara. Adapun peserta dalam perlombaan yang digelar di Mapolres...

Operasi Candi

RADARSEMARANG.COM - Anggota Satlantas Polres Magelang Kota memeriksa sepeda motor, Rabu (7/3) kemarin di ruas Jalan Canguk Magelang Utara. Selama 2 hari Operasi Keselamatan...

Menakar Kadar Kebahagiaan, Mungkinkah?

BEBERAPA bulan lalu, Jaringan Solusi Pembangunan Berkesinambungan, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) merilis Laporan Kebahagiaan Dunia 2017 yang menempatkan Indonesia di urutan ke-81 dari 155...