33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Banjir Landa Bengkulu, 12 Ribu Warga Mengungsi, ACT Dirikan 5 Posko Kemanusiaan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BENGKULU – Banjir besar yang menerjang Bengkulu sejak Jumat (26/4) menyisakan belasan ribu jiwa warga dalam pengungsian. Mengutip pernyataan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, lebih dari 13 ribu warga Bengkulu terdampak banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 12 ribu jiwa kini masih mengungsi.

Duka tidak hanya datang dari jumlah pengungsi banjir yang membeludak. Pasalnya, banjir juga telah menimbulkan korban jiwa. Rohidin mengatakan, 10 orang warga Bengkulu meninggal dunia, dan 8 orang masih dinyatakan hilang terbawa arus banjir.

Hari ketiga sejak banjir melanda, Ahad (28/4), jumlah pengungsian masih masif, meski banjir perlahan mulai surut. Apra Julianda Poetra, relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bengkulu mengatakan, warga juga ada yang bertahan di sekitar rumah dengan mendirikan tenda darurat atau berteduh di posko.

“Pengungsian masih masif. Banjir mulai surut, tapi karena banyaknya pemukiman yang terendam, warga masih memilih untuk mengungsi,” ujar Apra.

Apra juga mengungkapkan, Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum yang didirikan oleh Tim MRI-ACT Bengkulu sudah bertambah jumlahnya. “Kawan-kawan dari MRI Bengkulu telah mendirikan lima posko kemanusiaan. Posko dimaksimalkan untuk mendistribusikan makanan siap saji dan logistik kebutuhan pokok pengungsi,” tambah Apra.

Posko Kemanusiaan dan Dapur Umum itu tersebar di lima titik terdampak banjir maupun longsor, yakni wilayah Tanjung Jaya RT.003, Sido Dadi RT.005, Tanjung Mas RT.001 dan RT.002, serta Merpati RT.012. “Kelima wilayah tersebut dipilih karena terkena dampak yang cukup besar,” terang Apra.

Sementara dari Jakarta, Koordinator Tim Disaster Emergency Response ACT Kusmayadi menyatakan, timnya pun telah mengirimkan personel tambahan, terbang langsung menuju Bengkulu.

“Dampak banjir Bengkulu cukup masif dengan belasan ribu pengungsi. Maka kami turunkan personel tambahan dari Jakarta untuk memperkuat aksi relawan di lokasi bencana,” kata Kusmayadi, Ahad (28/4).

Merangkum data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, daerah paling parah terdampak banjir meliputi Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kepahiang, Lebong, Kaur dan, Rejanglebong.

Hingga Ahad (28/4), bencana banjir maupun longsor di Provinsi Bengkulu telah menyebabkan 184 rumah rusak, 4 unit fasilitas sekolah rusak, serta ada 40 titik infrastruktur jalan dan jembatan di 9 kabupaten atau kota yang juga rusak.

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wakapolri Ajak Santri Jadi Polisi

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jendral (Komjen) Polisi Drs. Syafruddin, M.Si sekaligus Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI)...

Pencurian Anting-Anting Berakhir Damai

SALATIGA-Akibat berulah mengambil dua pasang anting-anting, seorang perempuan warga Tuntang, Kabupaten Semarang berinisial DE terpaksa berurusan dengan Polsek Sidorejo. Beruntung, karena harga barang curian...

Berusaha Datang Paling Pagi, Pulang Pulang Akhir

SMP Negeri 3 Salatiga merupakan salah satu sekolah favorit di Kota Salatiga. Peningkatan prestasi di tiga tahun terakhir sangat terasa, salah satu penyebabnya adalah...

Guru Pembina Tunas Muda

GURU, apa jadinya kita tanpa mereka? Sungguh menakjubkan bagi seorang anak bisa membaca menulis dan berhitung istilah ngetrennya calistung. Saya teringat waktu masih kelas...

Telat Pajak, Bukan Kewenangan Polisi

SEMARANG - Apabila pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bermotor mati, ternyata petugas Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) dilarang untuk melakukan penilangan, bahkan sanksi pidana...

Terima Tantangan, Keluar dari Zona Nyaman

Dua puluh enam tahun sudah Thomas Soegianto berkecimpung di industri perhotelan. Tak berhenti belajar, berani berinovasi dan meluncurkan berbagai terobosan membawanya hingga posisi General...