2 Bocah Perempuan yang Sempat Hilang Muncul Lagi di Medsos

  • Bagikan

JawaPos.com – Peristiwa hilangnya dua bocah perempuan kembali muncul di jagad dunia maya. Saat itu keduanya sempat dititipkan di Polsek Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Informasi itu kembali viral setelah akun media sosial (medsos) Facebook atas nama Zulfia Anita memuat kabar tersebut di berandanya pada Minggu (10/3) lalu.

“Ditemukan dua orang anak perempuan di SPBU Air Tawar Padang sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ini, kedua anak tersebut di titipkan di Polsek Padang Utara,” tulis akun Zulfia Anita.

Kabar tersebut lantas dibantah oleh Kapolsek Padang Utara Kompol Zulkafde. Menurutnya, kejadian tersebut sudah lama dan bukan kejadian baru. “Nihil kejadiaanya. Kejadian empat tahun silam,” kata Zulkafde, Selasa (12/3).

Pihaknya juga telah memberikan klarifikasi melalui instagramnya Polsek Padang Utara dan juga lewat akun instagram Polresta Padang.

Menurutnya, kejadian dua anak balita terlantar di Polsek Padang Utara terjadi pada tahun 2016 lalu. Lantas, anak tersebut juga sudah dijemput orangtuanya.

“Kami harap, (netizen) tidak lagi membagikan berita tersebut,” bebernya.

Dari informasi yang dihimpun JawaPos.com, dua bocah tersebut bernama Aida dan Ilka. Saat kejadian tahun 2016 lalu, Aida berusia 3 tahun dan Ilka berumur 5 tahun.

Kedua anak dari Ani, warga Purus Atas, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat itu sempat hilang dari kediamannya. Keduanya diselamatkan seseorang dan diantarkan ke Polsek Padang Utara.

Semula, Ani menitipkan anaknya bersama nenek. Namun, pulang bekerja sore hari, Ani tak lagi menemukan putrinya. Dia pun mencari-cari keberadaan buah hatinya itu.

Setelah berupaya mencari, akhirnya salah seorang pegawai SPBU di kawasan Kecamatan Padang Utara menemukan kedua bocah itu dalam kondisi basah dan mondar mandir di sekitaran SPBU. Pegawai SPBU itu pun mengantarkan anak tersebut sehari setelah diselamatkan.

Singkatnya, Ani kembali menemukan dan menjemput buah hatinya dari Mapolsek Padang Utara setelah menghilang beberapa hari. 

Editor           : Yusuf Asyari
Reporter      : Riki Chandra

  • Bagikan