33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Yulianto Prabowo Ajak Warga Rajin Gowes

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Ratusan goweser Jumat sore (30/11/18) menyusuri sejumlah kawasan Semarang Timur, untuk mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Dilepas dari depan kantor Balapkes, Jl Arteri Sukarno Hatta, para goweser itu menyusuri jalan menuju Studio TVRI Jateng, Pucanggading, yang berjarak kurang lebih 5 kilometer dari lokasi start. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam, goweser yang mandi keringat sore itu tampak puas mengikuti acara Gowes Germas, yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

“Gowes ini kan olah raga, mengajak masyarakat untuk aktif melakukan kegiatan fisik, nah salah satunya melalui olah raga bersepeda ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dr Yulianto Prabowo.

Kadinkes Provinsi Jateng mengungkapkan aktivitas bersepeda memberi banyak manfaat kesehatan bagi yang rajin melakukan.

“Banyak manfaatnya yang pasti, selain membuat tubuh lebih bugar, juga dengan rutin bersepeda akan meningkatkan daya tahan tubuh kita sehingga tidak mudah terserang penyakit,” bebernya.

Selain itu, tambah Yulianto Prabowo, orang yang rajin gowes bisa lebih meningkatkan vitalitas khususnya bagi pria.

“Kalau ini menurut orang yang rajin gowes ya, katanya bisa membuat vitalitas semakin meningkat,” cetus Kadinkes yang disambut tawa peserta gowes.

Sementara itu setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam, puluhan goweser yang tiba di lokasi finish, disuguhi aneka makanan buah.

“Ini juga sebagai salah satu wujud seruan Germas agar masyarakat u gemar makan buah dan sayuran,tidak harus buah impor, buah lokal juga gak kalah kualitasnya dan juga terjangkau” cetus Yulianto Prabowo.

Sementara itu, salah satu goweser Agus Wardoyo,warga Sampangan mengaku senang bisa ikut dalam kegiatan bersepeda Gowes Germas yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Prov Jateng.

“Seru juga gowes sore-sore,biasanya kita pagi gowesnya, lumayan berkeringat tapi memang harus hati-hati soalnya sore jalan pas padat-padatnya” ucap gowese yang tergabung dalam komunitas sepeda GoSmar kepada Radar Semarang.Com.

Tidak hanya memperoleh “keringat”, peserta gowes sore itu juga mendapat pengetahuan tentang hidup sehat, dalam Talkshow Germas yang mengupas tentang kesehatan dan menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh dari para narasumber yang berkompeten. (ono/web/ap)

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pengusaha Katering Pakai SKTM

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Tim verifikator Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN 1 Magelang menemukan penggunaan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) abal-abal oleh calon...

Reaktivasi Rel KA Tawang-Tanjung Emas

Proyek reaktivasi rel kereta api penghubung Stasiun Tawang-Pelabuhan Tanjung Emas  Semarang hingga kini masih mandeg. Meski saat ini telah diambilalih oleh pemerintah pusat, yakni...

Seniman Maroko Kepincut Tari Jawa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Warga Maroko terkesima dengan lenggak-lenggok tarian Jawa yang dibawakan Pengasuh Sanggar Greget Semarang, Yoyok Bambang Priyambodo. Bahkan, tak sedikit seniman asal...

Sahur On The Road Bersama Anak Panti

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Hotel Ciputra Semarang (HCS) kembali melakukan kegiatan Sahur On The Road pada Ramadan tahun ini. Selain itu, jajaran manajemen dan tim sales &...

Justru Memperkeruh Situasi

SEMARANG - Aksi Bela Rohingya yang rencananya digelar di kawasan Candi Borobudur, Magelang, hari ini, Jumat (8/9), rentan ditunganggi pihak yang ingin memperkeruh kerukunan...

Dua Situs Sejarah Dibiarkan Rusak

UNGARAN–Dua situs bersejarah yaitu Yoni dan Lapik Arca yang ada di Desa Pagersari Kecamatan Bergas dibiarkan rusak dan tidak terurus. Kedua situs tersebut dibiarkan...