RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah, dalam hal ini Dinas Kesehatan dan jajarannya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, salah satunya dengan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Menurut Prof. Laksono Tri Laksono, Guru Besar Fakultas Kesehatan UGM Yogyakarta, Dinkes harus terus menerus mendorong UKM, agar lebih maksimal keberadaannya.

“Selama ini belum terlalu maksimal dalam melayani masyarakat khususnya peningkatan kesehatan masyarakat, ini harus kita dorong bersama,” ungkap Prof Tri Laksono, saat menjadi salah satu pembicara dalam seminar “Upaya Penguatan UKM untuk Pengendalian Penyakit” yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, kamis (29/11/18).

Penguatan UKM dan pengendalian penyakit, menurut pembicara lainnya, Dr dr Sutopo Jati, dibutuhkan sikap care, perhatian yang terus menerus selain cure dan diagnosis.

“Care yang terpenting, dan ini menjadi tantangan yang tidak bisa diselesaikan oleh Dinas Kesehatan, tapi harus lintas sektor, karena itu semua sektor harus bergerak bersama-sama,” tutur Sutopo Jati, yang juga Ketua Ahli Kesehatan Jawa Tengah ini.

Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) ini, menurut Prof dr Hamam Hadi, Rektor Universitas Alma Ata, Yogyakarta, merupakan upaya Pemerintah dalam mewujudkan impian Indonesia sebagai negara besar di dunia, sejajar dengan negara-negara besar dunia lainnya.

“Tahun 2050 negara kita diprediksi akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia bersama China, Amerika dan India, tapi agar itu bisa dicapai harus didukung dengan kesehatan masyarakatnya, kalau masyarakatnya banyak menderita penyakit kegemukan infeksi maka percuma potensi besar indonesia tersebut,” cetus Prof Hamam Hadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Prov Jateng, dr Yulianto Prabowo, mengakui gaya hidup dan perilaku masyarakat, serta kesehatan lingkungan menjadi salah satu faktor tingkat kesehatan masyarakat.

“Ini menjadi tantangan berat bagi kita, untuk mengubah perilaku masyarakat memang tidak mudah, harus terus menerus upaya dilakukan,” timpal Yulianto Prabowo.

Untuk memaksimalkan UKM ini, tambah Kepala Dinas Kesehatan Prov Jateng ini, ke depan pihaknya akan lebih intens melakukan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kemungkinan menggandeng layanan kesehatan tradisional.

“Harus ada sinergi bahkan jika perlu menggandeng pelayanan tradisional tentunya dalam hal tertentu, dimasa mendatang promotif preventif kesehatan akan kita perkuat untuk mendukung tingkat kesehatan masyarakat, apalagi salah satu misi Ganjar Yasin adalah menjadikan warga Jawa Tengah lebih sehat,” pungkas pria yang akrab dipanggil Yuli ini. (ono/web/ap)