33 C
Semarang
Kamis, 16 Juli 2020

Kadinkes Prov Jateng,Germas Cegah Gangguan Kesehatan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr Yulianto Prabowo mengaku prihatin dengan temuan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, adanya sejumlah remaja yang menggunakan rendaman pembalut wanita untuk mabuk, sebagai pengganti narkoba. Yulianto mengingatkan perilaku semacam itu dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan mereka.

“Apalagi mereka khan ngambil pembalut dari sampah ya, makin tidak sehat, lha yang baru saja kalau tidak digunakan sebagaimana mestinya bisa mengganggu kesehatan,” tutur Yulianto Prabowo.

Apalagi, tambah Kadinkes Prov Jateng, pembalut wanita selama ini mengandung klorin dan bubuk dosium polyacrylate.

“Itu efeknya kalau di rebus dan diminum air rebusannya, akan berdampak pada gangguan kesehatan, bermacam-macam gangguannya tapi yang jelas itu bisa serius gangguan kesehatannya,” jelas Kadinkes Prov Jateng ini.

Karena itu, tambah dr Yulianto Prabowo, pihaknya tak henti-hentinya selalu mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan mencegah sejak dini perilaku yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan masyarakat.

“Kita edukasi terus menerus masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan hidup sehat ini, rajin olah raga, makan sayur dan buah serta rutin cek kesehatan,” tutup Yulianto. (ono/web/ap)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jadi Ajang Sharing dan Praktik Ilmu yang Dipelajari

Para arsitek dan mahasiswa arsitektur di Kota Semarang membentuk komunitas. Namanya  Komunitas Arsitektur Semarang (KAS). Tak hanya sebagai ajang sharing, KAS juga kerap bekerja...

Bekas Caleg Jadi PPS 

MUNGKID—Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menemukan dugaan pelanggaran penerimaan panitia pemungutan suara (PPS) di Desa Bulurejo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. PPS tersebut terindikasi masih ada...

Gandeng Psikolog Profesional, Berikan Solusi dengan Gratis

Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang (Unissula) menciptakan Aplikasi Android Lift Up. Yakni, aplikasi yang berisi tentang informasi dan prevensi kesehatan mental yakni...

Derita Atresia Bilier, Alifa Butuh Uluran Dana

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Bayi mungil, Alifa Khaira Wilda,10 bulan, divonis menderita atresia bilier sejak lahir. Akibat keterbatasan ekonomi orang tuanya, bayi malang ini belum...

Hampir Sebulan Terendam Banjir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Warga Muktiharjo Lor mulai mengeluhkan kondisi banjir yang melanda kampung halamannya. Sudah hampir sebulan ini, rumah mereka terendam banjir setinggi 50 sentimeter. Untuk...

Ajak Pedagang Bersih Pasar

WONOSOBO – Ajakan pada pedagang pasar tradisional agar menjaga kebersihan lingkungan pasar terus dilakukan oleh Kodim 0707 Wonosobo. Dipimpin Kasdim Masyor Inf Jaka Susila, akhir...