33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Santri Ponpes Didorong Menjadi Motivator Kesehatan Masyarakat

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Lembaga pendidikan yang menjadi tempat mencetak calon-calon generasi penerus bangsa diharapkan untuk tidak lupa memperhatikan kesehatan lingkungan. Tak terkecuali lembaga pendidikan seperti Pondok Pesantren (Ponpes). Karena keberadaannya yang sangat strategis inilah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, mendorong pembangunan pos kesehatan di ponpes-ponpes di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Dengan adanya pos kesehatan di pondok pesantren ini kita harapkan kondisi kesehatan warga pondok pesantren dan masyarakat sekitarnya semakin terjaga dengan baik,” ungkap Wakil Gubernur Jateng, H Taj Yasin Maimoen, saat menjadi tamu Gayeng Germas Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, di TVRI Jateng, Jumat Sore (26/10/2018).

H Taj Yasin Maimoen mengakui, selama ini fasilitas kesehatan Poskestren relative masih minim, karena itu pihaknya berencana membuat program rumah sakit tanpa dinding guna memantau kesehatan santri di lingkungan ponpes.

“Pemprov Jateng mulai mengalakkan program rumah sakit tanpa dinding, artinya disini jika dahulu orang sakit datang ke rumah sakit untuk berobat ke dokter atau tim medis lainya, tetapi sekarang diubah dokter pro aktif mendatangi pasien,” tuturnya.

Lebih lanjut Gus Yasin mengatakan, keberadaan ponpes sebagai lembaga pendidikan agama memiliki nilai yang sangat penting, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), yang menjadi syarat utama pembangunan sebuah bangsa.

“Karena keberadaannya yang sangat penting dan strategis inilah, kita harapkan para santri dan pengelola pesantren bisa menjadi motivator dan inovator dalam pembangunan kesehatan, sekaligus menjadi teladan dalam berperilaku hidup bersih dan sehat bagi masyarakat sekitar,” harap Taj Yasin.

Selain Wagub Jateng, obrolan seru Gayeng Germas yang dipandu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr Yulianto Prabowo ini juga menghadirkan Pengasuh ponpes Al Muayyad Surakarta, KH Drs Dian Nafi MPd dan pakar kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat ( Undip) Dr dr Sutopo Patriajati. (ono/web/ap)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati Launching Kartu Kajen Cerdas

KAJEN-Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-395, Rabu malam (30/8) kemarin, ditutup dengan eesepsi yang digelar di halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan. Acara...

Rekrut Tujuh Darah Segar

SEMARANG – PSIS tampaknya benar-benar memanfaatkan bursa transfer terakhir di babak 16 besar ini. tak tanggung-tanggung sebanyak tujuh pemain baru resmi digaet oleh tim...

Pemprov Jateng Raih Nilai Tertinggi

SEMARANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan hasil evaluasi dan monitoring terhadap 36 pemerintah daerah di Jateng. Hasilnya, Pemprov Jateng menempati posisi teratas dengan skor...

Pentaskan 60 Tari Tradisional, UNNES Raih Leprid

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyabet penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid). Kali ini, penghargaan diraih tepat pada peringatan Hari Tari...

PPP Tegaskan Jaga Persatuan Bangsa

SEMARANG - Harlah ke-44 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang jatuh bulan ini akan diselenggarakan bersamaan dengan pengukuhan Pengurus DPW dan Pengurus Cabang dari 35...

HP Pelajar Berisi Gambar Porno Disita

RADARSEMARANG.COM, DEMAK -  Petugas gabungan dari dinas instansi di lingkungan Pemkab Demak kemarin melakukan razia terhadap pelajar di Kota Demak. Hasilnya, 13 siswa berhasil terjaring...