Takut Tak Lolos Sensor, Pidi Baiq Ungkap Cerita Dilan Ada Dipangkas

523

JawaPos.com – Serial Novel Dilan, Dilan 1990, 1991, dan Milea menjadi konsumsi yang tak pernah basi di pasaran. Sukses menjadi novel best seller, cerita cinta Dilan dan Milea pun diangkat ke layar lebar.


Penulisnya, Pidi Baiq, memaparkan bahwa tokoh-tokoh dalam novel tersebut asli adanya. Namun, dia memiliki kesepakatan untuk tidak membongkarnya ke ranah publik.

“Ada orang aslinya. Kadang-kadang saya punya hak untuk tidak memberitahu, itu udah kesepakatan orang-orang yang terlibat,” kata Surayah Pidi saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (20/9).


Pria yang akrab disapa Ayah Pidi bahkan memakai hitam di atas putih untuk itu. Perjanjian itu dilakukan untuk mencegah kalau-kalau ada hal yang tak diinginkan terjadi di kemudian hari.


“Pasti ada kesepakatan dengan orang-orang yang terlibat. Ada tanda tangan kontrak, di atas materai. Takut nanti bermasalah, kayak Lia (Milea) juga begitu kan,” lanjutnya.


Ayah Pidi juga mengaku bahwa kisah yang ditulisnya di novel adalah kisah nyata dari tokoh-tokoh yang ada. Justru sebagian cerita dari kisah nyata ada yang tidak dicantumkan karena takut tidak lulus sensor.


“Malah itu dikurangi (cerita dalam novel), bukan dilebih-lebihkan. Malah kalau sesuai, wah bisa dipersoalkan Mendiknas. Karena ada kisah-kisah tidak pantas diceritakan (di sekolah),” tutupnya.


(yln/JPC)