33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Nikmati Hari Tua dengan Cegah Penyakit Jantung Sejak Dini

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, Semarang- Anak muda di Jawa Tengah terus didorong, untuk lebih memperhatikan kesehatan tubuhnya, menyusul indikasi makin tingginya angka penderita penyakit tidak menular (PTM), seperti stroke,jantung,diabetes, hipertensi. Kasi Pencegahan dan Pengendalian Panyakit Tidak Menular (P3TM) Dinas Kesehatan Provinsi Jateng,Arvian Nevi,SKM.DEA kepada Radar Semarang mengungkapkan, adanya kecenderungan anak muda dengan rentang usia 30-40 tahun, sudah mulai terserang penyakit jatung dan stroke.

“Dulu khan ini identik dengan penyakit orang tua, tapi sekarang banyak orang usia muda,sudah mulai terindikasi menderita penyakit itu,memang tidak langsung menyerang, tapi kalau tidak dicegah akan berakibat fatal diatas usia 40an”ungkap pria yang akrab dipanggil Arvian ini.
Karena,tambah Kasis P3TM Dinkes Jateng ini, serangan jantung atau penyakit stroke, merupakan akumulasi dari gaya hidup dan perilaku seseorang jauh sebelum terserang penyakit.

“Ini khan tidak bisa langsung ujuk-ujuk, tumpukan penyaki itu adalah proses karena kebiasaan hidup tidak sehat,seperti merokok,kurangolah raga,begadang atau sering mengkonsumsi makanan berkolesterol” tuturnya.
Arvian Nevi mengungkapkan,serangan jantung dan stroke disebabkan karena terjadinya penyumbatan pembuluh darah.
“Kalau pembuluh darah yang ke jantung tersumbat, maka itu yang menyebabkan seseorang terkena serangan jantung, kalau tersumbatnya ke otak bisa menyebabkan seseorang terkena stroke, nah kita khan gak mau diusia tua terkena penyakit semacam ini” jelasnya.

Karena itu, untuk mencegah terjadinya penyakit jantung,stroke maupun hipertensi, yang saat ini menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di tanah air, Kasi P3TM Dinkes Jateng ini menyarankan agar sejak dini untuk aktif berolah raga.

“Gerakan masyarakat hidup sehat atau germas ini mengajak kita untuk aktif olah raga,makan sayur buah,rutin cek kesehatan dan jangan lupa harus berani mengenyahkan rokok disekitar kita” pungkasnya. (ono/web/ap)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kampung Bahari Diprediksi Molor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Proyek pembangunan Kampung Bahari di Tambaklorok, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diprediksi molor....

Pembebasan Lahan Tol Capai 51 Persen

KENDAL—Pembebasan lahan untuk proyek Jalan Tol Semarang-Batang terus dilakukan. Dipastikan, pembebasan lahan dapat selesai maksimal Maret 2017. Sejauh ini, panitia pengadaan tanah telah menyelesaikan...

2.172 Bangunan Segera Dibersihkan

SEMARANG - Sebanyak 2.172 bangunan di sepanjang bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) dipastikan akan digusur alias diratakan dengan tanah. Ditargetkan, akhir Desember 2017...

Membumikan Ajaran Buddha

MUNGKID–Magelang menjadi tuan rumah Swayamvara Tripitaka Gatha (STG) Nasional X Tahun 2017, mulai 2 November hingga 5 November 2017. Sebanyak 1600 peserta dari 32...

Menggalakkan Budaya Untuk Literasi Guru

RADARSEMARANG.COM - SUDAH saatnya para guru harus bangkit menggalakkan budaya literasi dengan serius, yakni membiasakan diri untuk membudayakan membaca dan berlatih menulis. Dengan budaya...

Pengelolaan Sampah Terkendala Sarana

UNGARAN–Pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Semarang masih terkendala sarana dan prasarana. Hal itu dikatakan oleh Bupati Semarang Mundjirin, usai penandatanganan kerjasama antara Dinas...