33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Optimalkan Germas,Penyuluh Kesehatan Harus Rajin Turun Lapangan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG- Edukasi masyarakat tentang tentang pentingnya berperilaku hidup sehat,harus secara terus menerus dikampanyekan mulai sejak usia dini hingga masyarakat lanjut usia. Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmoko mengatakan, keberadaan petugas penyuluh kesehatan dilapangan, hendaknya lebih di optimalkan,apalagi dengan adanya Instruksi Presiden (Inpres) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Kita punya banyak tenaga kesehatan dilapangan yang bisa dimanfaatkan lebik maksimal lagi, untuk mendorong sekaligus memberi penyuluhan tentang pentingnya perilaku hidup sehat,kalau di pertanian ada PPL nah ini juga mereka harus rajin turun lapangan ” kata Heru kepada Radar Semarang,usai menjadi tamu di warung Germas.

Pengalaman selama menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018, membuat Heru memahami tentang optimalisasi peran penyuluh dan tenaga kesehatan tersebut. Selain itu, dia juga mendorong edukasi nonformal, bisa juga digunakan mengajak masyarakat hidup sehat.

“Edukasi nonformal ini seperti melibatkan ibu-ibu PKK atau Pramuka dalam ikut menggerakan masyarakat untuk hidup sehat, terutama bentuk pencegahan atau preventif” tandas pria yang pernah menjabat sebagai Bupati Purbalingga.
Heru juga menambahkan, Inpres no 1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang mengajak masyarakat untuk aktif melakukan kegiatan fisik,mengkonsumsi buah sayuran, mengenyahkan asap rokok dan rutin melakukan pengecekan kesehatan, merupakan upaya pemerintah membangun kesehatan rakyatnya.

“Apalagi jika nanti pak Jokowi kembali terpilih sebagai presiden, khan sasaran pembangunannya adalah pembangunan sumber daya manusia,nah ini harus ditopang kesehatan rakyatnya” pungkas Heru Sujatmoko. (ono/web/ap)

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati Bangun Kampung Quran di Desa Proto

KAJEN–Di Kabupaten Pekalongan saat ini sudah ada Kampung Batik di Wiradesa dan Kampung Tahu di Bojong. Kedua kampung tersebut sudah banyak dikunjungi oleh para...

ATM Beras Bagi Warga Miskin

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ada yang berbeda di Masjid Raya Baiturrahman Simpang Lima Semarang usai salat Jumat (19/1) kemarin. Perbedaan tersebut lantaran adanya mesin Anjungan...

Manjakan Pencinta Adventure

PT Astra Honda Motor (AHM) melengkapi varian motor adventure dengan meluncurkan All New Honda CRF150L dengan konsep on-off sport bagi pengendara di Indonesia. Motor ini melengkapi jajaran CRF series yang sudah...

Penanganan Bencana Alam Tak Maksimal

SEMARANG-Penanganan bencana alam di berbagai daerah di Jateng menghadapi persoalan klasik, yakni masalah kewenangan. Akibatnya, meski lokasi di Jateng, tapi kewenangannya Pemerintah Pusat, sehingga...

Bantuan Pemerintah Disetop, SD Swasta Menjerit

PARA guru SD swasta masih banyak yang hanya mendapatkan honor antara Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu per bulan dari yayasan. Padahal Upah...

Pantai Kuripan Jadi Konservasi 

RADARSEMARANG.COM, BATANG –  Memiliki bentang pantai yang panjang hingga 49 kilometer, Kabupaten Batang juga aktif dalam konservasi pantai. Salah satu lokasi konservasi adalah Pantai Kuripan di...