33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Sirup Kartika Support Ngaji Budaya

Hadirkan Sujiwo Tejo dan KH Budi Harjono

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, GROBOGAN- Ngaji Budaya bersama Budayawan Sujiwo Tejo dan KH Budi Harjono berlangsung semarak. Kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1440 H itu digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah Ki Ageng Mbodo Dusun Sendangsari, Desa Tambirejo, Toroh, Grobogan. Ribuan jamaah hadir dalam event yang disupport penuh Sirup Kartika tersebut. Acara ini digelar juga dalam rangka milad Ponpes Darul Falah Ki Ageng Mbodo ke-14, serta milad Majlis Nyadong Karidhoning Ilahi (NKRI) ke-6.

Owner PT Kartika Polaswasti Mahardika Sirup, Albert Andi Santoso, mengatakan, dalam kegiatan ini, Sirup Kartika menjadi sponsor utama. Ini menjadi bukti sirup Kartika selalu hadir di tengah masyarakat. Termasuk pada malam menyambut 1 Muharram 1440 H atau malam 1 Sura, Senin (10/9) kemarin.

MENYEGARKAN: Albert Andi Santoso didampingi sang istri Yudit bersama warga dan karyawan menunjukkan sirup Kartika di acara Ngaji Budaya di Ponpes Ponpes Darul Falah Toroh, Grobogan.
MENYEGARKAN: Albert Andi Santoso didampingi sang istri Yudit bersama warga dan karyawan menunjukkan sirup Kartika di acara Ngaji Budaya di Ponpes Ponpes Darul Falah Toroh, Grobogan.

Menurut Andi, pihaknya akan terus memberikan kontribusi kepada masyarakat Grobogan. Sebab, Sirup Kartika lahir di Grobogan, tepatnya di Gubug. Meski begitu, lanjut Andi, tak menutup kemungkinan pihaknya mendukung kegiatan di luar wilayah Grobogan.

“Sirup Kartika terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami akan selalu terus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bisa juga melalui kerja sama dengan pihak-pihak lain yang memiliki visi kemasyarakatan yang sama,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Saat acara berlangsung, ponpes asuhan Abah Kyai Muhammad Ghufron atau yang beken dengan nama Ki Ageng Mbodo ini dipadati masyarakat. Ribuan jamaah tumplek blek di lokasi acara. Apalagi sejumlah pertunjukkan dihadirkan. Seperti pembacaan puisi dan paduan suara para siswa SMA Negeri 1 Toroh. Di lokasi, para jamaah yang hadir juga bisa menikmati suguhan minuman sirup Kartika secara gratis. (adv/mha/aro/ap)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Cowboy dan Dia

Cowboy Masih Ada? >>>> Julung Darmanto, May 1, 2018: Masihkah ada cowboy di sana? Tolong angkat cerita tentang Cowboy yang sebenarnya. Komentar Disway: Sumpah kiting… tidak ada lagi. Bung...

PNS Golongan I dan II dapat Subsidi

SALATIGA – Pasar murah yang digelar Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) di Pendopo Pakuwon kompleks gedung Setda, Kamis (15/6), berlangsung meriah. Tahun ini,...

Inovasi Muafiyah, Olah Jambu Jadi ‘Kurma’

DEMAK- Bahan baku jambu merah delima dan buah belimbing di Demak yang melimpah saat panen membuat Muafiyah, 45, warga Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam sukses...

Punya Koin Zaman VOC hingga Uang ‘Kun Fayakun’

Teguh Gunawan merupakan satu dari sekian banyak numismatis atau kolektor mata uang di Semarang. Yang menarik, dia punya varian mata uang yang cukup lengkap....

Pasang Spy Cam Curi Data Nasabah

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Polres Pekalongan Kota berhasil mengungkap dan menangkap dua pelaku pencurian data nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) atau biasa disebut Skimming di...

Tanamkan Nasionalisme lewat Wayang

SEMARANG – Semakin hilangnya rasa nasionalisme di kalangan generasi muda membuat mereka lebih bangga dengan kebudayaan bangsa lain dibandingkan bangsa sendiri. Dikhawatirkan jika nasionalisme...