33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

40 Guru Dilatih Menulis Artikel Populer

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN-Sebanyak 40 guru SMA negeri di Kabupaten Semarang mengikuti In House Training (IHT) Program Sekolah Rujukan 2018 yang digelar di SMA Negeri 1 Ungaran. Pelatihan kepenulisan sekolah rujukan ini mengambil tema “Saatnya Guru Menulis Artikel Populer di Media Massa.” Materi disampaikan oleh Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang Arif Riyanto.

Kepala SMA Negeri 1 Ungaran, Supriyanto lewat Waka Kurikulum Ani Taruastuti, mengatakan, IHT ini digelar untuk memberikan motivasi kepada para guru dalam bidang penulisan artikel ilmiah populer di media massa. Apalagi artikel ilmiah populer adalah salah satu yang dinilai dalam PAK (penetapan angka kredit) untuk kenaikan pangkat.
“Kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam bidang penulisan artikel ilmiah populer di media massa. Sekaligus untuk menunjang kenaikan pangkat para guru yang selama ini masih tertahan di golongan III B, III C, III D maupun VI A,” katanya.

Dalam pelatihan yang digelar di ruang multimedia tersebut, Arif menjelaskan dengan detail soal strategi dan trik menulis artikel ilmiah populer. “Sebenarnya menulis artikel ilmiah populer itu seperti belajar berenang. Kalau tidak berani mencoba ya tidak bisa. Kuncinya, yakin, senang dan kerja keras,” ujarnya.

Ia juga mengajak para guru praktik langsung menulis dengan menemukan tema persoalan dalam bidang pendidikan yang diangkat sekaligus solusi yang ditawarkan dalam artikelnya.

Dengan antusias, satu per satu peserta maju ke depan menjelaskan tema tulisan yang akan diangkat. “Saya akan menulis artikel berjudul Belajar Matematika dengan Jus Pelem. Jus Pelem itu akronim dari Jujur saat Pembelajaran dan Evaluasi,” kata Ajeng Mukti, guru SMA Negeri 1 Bergas.

Lain lagi dengan Dinar Girindiawati, guru Ekonomi SMAN 1 Ungaran. Ia mantap akan menulis artikel berjudul Belajar Akuntansi Asyik dengan Karpin. “Karpin itu kartu pintar. Sebab, selama ini para siswa masih kesulitan dalam memasukkan debet dan kredit,” ujarnya.

Sedangkan Tuti Sugiharti, guru Biologi SMAN 1 Ungaran mengaku bersemangat untuk menulis artikel ilmiah populer. Saat pelatihan, ia beberapa kali mengajukan tema penulisan. Sayangnya, beberapa kali dianggap kurang memenuhi unsur KD atau kompetensi dasar sehingga harus diganti. “Wah, bingung saya. Kalau kirim foto dulu gimana ya pak,” ucap Tuti yang sudah 12 tahun tertahan di golongan IV A disambut tawa peserta. (sct/aro/ap)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Speaker Dewan Rakyat Dari Rayuan

Oleh: Dahlan Iskan Roda itu, meski lagi berputar ke bawah, tetaplah roda. Najib Razak sejak kemarin kembali berputar: dilantik menjadi anggota DPR. Dari dapilnya di...

438 Siswa SMK Ikuti Seleksi Indomobil

KAJEN–Sebanyak 438 siswa kelas 3 SMK dan alumni, selama dua hari mengikuti tes seleksi calon tenaga kerja PT Suzuki Indomobil Motor, di SMK, Gondang...

Prof Edi Jadi Gatotkaca, Ingatkan Tak Saling Fitnah

Bagaimana jadinya jika para dosen Fakultas Kedokteran (FK) Undip serta para mahasiswi dan perawat rumah sakit  bermain wayang orang? Setidaknya itu yang tampak dalam...

Dosa Ultah

Oleh: Dahlan Iskan Tidak. Saya tidak akan bisa. Apa yang pantas saya banggakan dari tulisan saya setahun terakhir. Yang terbit setiap hari itu. Justru saya merasa...

Belum Pasang APK, KPU Didemo

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Jalan Veteran Semarang,...

300 Relawan Siaga Bencana 

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Sebanyak 300 relawan se-Kabupaten Batang bersiaga, sebagai bentuk antisipasi menghadapi musim hujan, banjir dan angin puting beliung. Hal tersebut dikoordinasi melalui...