33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Putung Rokok Pendaki Picu Kebakaran

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM – MAGELANG – Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara mencatat sebanyak 4 peristiwa kebakaran hutan terjadi bulan Juli-Agustus 2018. Kendati demikian, belum dinyatakan kejadian luar biasa dan bisa diantisipasi.

Petugas Perum Perhutani KPU Kedu Utara, Asrofi merinci, pada Juli 2018 terdapat dua titik hutan lindung yang mengalami kebakaran. Yakni di Resor  Pemangku Hutan (RPH) Pager Gunung yang termasuk dalam wilayah Bagian Kesatuan  Pemangku Hutan (BKPH) Ambarawa, kebakaran terjadi di Gunung Andong dengan luas area 6,5 hektare. Selain itu, luas lahan terbakar di Gunung Sumbing di RPH Kemloko, BKPK Temanggung sekitar 1,3 hektare.

Masih menurut Asrofi, pada Agustus 2018 di Gunung Sumbing, RPH Mangli, BKPH Magelang, api melahap lahan seluas 0,75 hektare. Di Gunung Ungaran, RPH Gempol, BKPK Ambarawa, sekitar 0,04 hektare.

“Kebanyakan yang terbakar rumput kering dan semak belukar,” tutur Asrofi saat ditemui di kantornya.

Sementara itu, anggota Polisi Hutan Mobile, David Pancawan mengungkapkan, kebakaran hutan yang selama ini terjadi kerap dipicu ulah manusia. Pendaki lalai membuang putung rokok sembarangan. “Kami imbau kepada pendaki, agar tidak membuang putung rokok sembarangan dan mematuhi segala peraturan yang telah dibuat,” imbuhnya.

Saat ini, pihaknya mulai menyusun strategi pengembalian lahan rusak, dengan melihat situasi medan yang terbakar. Jika memungkinkan dilakukan reboisasi, maka akan direalisasikan.

Di sisi lain, pihaknya berupaya mencegah terjadinya kebakaran hutan lagi. Di antaranya dengan melaksanakan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Lalu, bekerja sama dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Masyarakat Peduli Api (MPA), Satgas Damkar, Basarnas setempat, dan beberapa pihak lainnya.

“Pemasangan poster-postet berisi peringatan dan imbauan untuk masyarakat juga telah kami lakukan. Kami harap kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan hutan semakin meningkat, sehingga tidak akan terjadi kebakaran hutan di musim kemarau seperti sekarang,” tutur David. (mg24/mg25/put/lis)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Batang Miliki Ruang Command Center

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang kini memiliki ruang Command Center. Ruangan yang diberi nama ruang Abirawa ini bertempat di kompleks kantor Bupati...

Najmul Fatah Ditetapkan Kades Kendalasem

DEMAK-Panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Kendalasem, Kecamatan Wedung, akhirnya menetapkan Najmul Fatah sebagai kepala desa (kades) terpilih. Ini setelah panitia melakukan koordinasi dengan Pemkab Demak...

Ciptakan Inovasi Helm Pintar

SEMARANG – Salah satu sekolah binaan Astra Motor Jateng, yakni SMKN 1 Bulukamba berhasil menciptkan helm pintar yang terkoneksi dengan motor. Temuan helm yang...

Tiga Atlet Jateng Masuk Pelatnas Voli SEA Games

SEMARANG – Meski Jateng tidak punya wakil di kompetisi voli indoor terbesar di Indonesia, Proliga, namun PBVSI Jateng cukup berbangga. Sebab tiga atletnya resmi...

Temukan Makanan Rusak, Kedaluwarsa dan Tanpa Izin

DEMAK-Menjelang Lebaran, Tim Satgas pemberantasan obat dan makanan ilegal Pemkab Demak, Selasa (6/6) kemarin, melakukan sidak ke sejumlah pasar. Yakni, Pasar Karanganyar, Gajah dan...

Menulis Menggunakan Peta Ajaib

Oleh:  Indriastuti Dwi Setyani LIBUR semester telah berlalu, semester baru mulai berjalan. Para siswa mempersiapkan diri untuk mengikuti pembelajaran. Sedangkan guru telah merencanakan pembelajaran...