33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Liga Gulat Mahasiswa Jaring Atlet Muda

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Sebanyak 19 atlet gulat mahasiswa, Minggu (2/8) kemarin meramaikan perhelatan akbar Liga Gulat Mahasiswa Jateng Terbuka Tahun 2018 seri kedua, Minggu (2/9) di atrium Artos Mall Magelang. Liga gulat sebagai upaya untuk menjaring atlet-atlet muda potensial dari kampus dan sekaligus memopulerkan olahraga gulat kepada masyarakat.

Ketua Panitia Liga Gulat Mahasiswa Jateng Terbuka 2018, Budi Harto menuturkan, perhelatan akbar liga gulat memasuki seri kedua setelah sebelumnya sudah diselenggarakan di Semarang.

“Kami dari Pengurus Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Provinsi Jawa Tengah memang rutin menggelar liga gulat. Kamilah yang menginisiasi adanya Liga Gulat di Indonesia dan terdaftar dalam kalendar kegiatan nasional. Dalam setahun, kami menyelenggarakan kejuaraan gulat sebanyak tiga seri dengan sistem pengumpulan poin,” kata Budi.

Di seri ketiga nanti pada bulan Desember di Sukoharjo, para pegulat akan dievaluasi sesuai akumulasi poin sejak seri pertama hingga seri ketiga mendatang. Liga gulat, menurut Budi, sebagai upaya untuk merekrut atlet baru.

“Memang olahraga gulat belum menjadi olahraga populer di Indonesia. Namun kini sudah semakin berkembang. Mengingat, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sudah ada 26 pengurus ditingkat daerah,” jelasnya.

Lanjut dia Jateng mengukir prestasi manis di Pekan OLahraga Nasional (PON) XIX di Bandung tahun 2016 dengan meraih dua perak. Bahkan prestasi mentereng, menurut Budi, pernah ditorehkan para pelajar Jateng dalam gelaran Popnas Liga Pelajar September tahun 2017 lalu di Grobogan, Jateng meraih 3 emas, 3 perak dan 3 perunggu.

Dalam seri kedua ini, ujar dia, dibagi enam kelas yaitu 50 kg putri, 57 kg putra, 57 kg putri, 60 kg, 74 kg, dan 77 kg.  Sementara, Ketua PGSI Jawa Tengah, Andreas DW, menuturkan, gulat bukanlah olahraga yang berbahaya.

“Gulat adalah olahraga yang kami jamin aman. Makanya sengaja kami gelar di mal agar masyarakat bisa mengetahui teknik dan memahami olahraga ini. Sekaligus juga upaya untuk memopulerkan gulat kepada masyarakat,” jelas Andreas.

Kabid Keolahragaan Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Effendi Hari MC, menuturkan, liga gulat sebagai upaya untuk melihat atlet potensial di jenjang mahasiswa. (had/lis)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Terpacu Kerja Keras

MEMIMPIN lembaga pendidikan agar mampu mencetak siswa-siswa yang unggul, bukanlah pekerjaan mudah. Hal itulah yang berusaha dilakukan oleh Wasi’un, S.PdI, M.PdI. Sejak akhir Agustus...

Ratusan Botol Miras Diamankan Satpol PP

UNGARAN-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Semarang kembali menyita ratusan botol berisi minuman keras (miras) dalam razia di beberapa kecamatan, Senin malam (28/8)...

Bedah 50 Rumah Warga

SALATIGA - Sebanyak 50 rumah di Kelurahan Noborejo, Kota Salatiga memperoleh bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bantuan rehabilitasi tersebut diserahkan secara simbolis...

Pedagang Patiunus Tolak Penutupan Jalan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN-Sejumlah pedagang dan pemilik usaha di Jalan Patiunus Kota Pekalongan menolak penutupan jalan dan pembuatan pasar sementara di sepanjang Jalan Patiunus. Mereka khawatir...

Bongkar Pasang Shelter PKL

RADARSEMARANG.COM - KONSTRUKSI lapak untuk penampungan sementara pedagang Pasar Waru mulai dibongkar. Nantinya bekas lapak tersebut akan digunakan kembali untuk pembangunan shelter PKL klitikan....

BRI Bagi Parsel Kepada Warga Kurang Mampu

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Jelang Lebaran Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Wonosobo membagikan paket parsel dan sembako kepada warga kurang mampu. Sedikitnya 100 paket dibagikan...