33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Alphard Terguling, Sopir Tewas Terjepit

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Arteri Arteri Yos Sudarso, persisnya Jembatan Dekat Pos I Pelabuhan Semarang, Sabtu (1/9) pukul 02.30 dinihari. Diduga, korban mengantuk saat mengemudikan Toyota Alphard dengan kecepatan tinggi, akhirnya terguling-guling sejauh 50 meter.

Pengemudi mobil mewah yang diketahui bernama Kris Indrawan, 50, warga Pasir Mas Utara Semarang meninggal dunia di lokasi kejadian lantaran cedera kepala berat. Tubuhnya terjepit di dalam mobil bernopol AB 1896 WE yang ringsek tak terbentuk.

Peristiwa maut ini bermula saat korban melaju dari Kaligawe menuju Kalibanteng atau arah Timur ke Barat. Saat di tikungan, tiba-tiba mobil hilang kendali menabrak trotoar dan kemudian terguling-guling sejauh 50 meter. Mobil baru berhenti setelah membentur bodi belakang sebuah truk. Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi kejadian.

“Sampai sekitar pukul 05.00, sopir baru bisa dievakuasi dengan alat extrikasi. Korban meninggal di lokasi kejadian, jenazahnya dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Jateng, Agung Hari Prabowo di lokasi kejadian saat melakukan evakuasi, kemarin.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menjelaskan bahwa pihaknya telah mendatangi tempat penyimpanan barang bukti untuk memastikan mobil tersebut kecelakaan tunggal. “Saya bisa memastikan, ini kecelakaan tunggal akibat hilang kendali. Kontur jalannya 200 meter sebelum TKP merupakan turunan dan tikungan. Kendaraan yang dikemudikan korban, sehabis lewat jembatan menurun dan menikung,” jelasnya.

Menanggapi adanya indikasi pengaruh miras, Ardi menjelaskan korban dalam kondisi tidak bernyawa saat di TKP, sehingga tidak bisa melakukan pemeriksaan ada tidaknya alkohol saat korban masih hidup. “Bukti otentiknya tidak ada. Dugaan sementara, karena kecepatan tinggi, kemudian tidak menguasai medan jalan. Kondisi kendaraan rusak parah di bagian depan, sampai atapnya terlepas karena menghantam ujung trotoar,” pungkasnya. (mha/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bidik Eks Gelandang Persela

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Manajemen PSIS Semarang tampaknya mulai tancap gas memburu satu stok kuota pemain asing Asia yang baru saja ditinggalkan oleh gelandang asal...

Meski Anggaran Turun, Jalan Tetap Harus Mulus

SEMARANG-DPRD Jateng menilai penanganan infrastruktur jalan di Jateng dari ujung barat ke timur, utara ke selatan sudah ada perkembangan signifikan. Dewan meminta agar proses...

Cegah Stunting Itu Penting

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Berperawakan pendek mungkin untuk sebagian orang masih dianggap biasa saja. Bahkan ada pula yang menganggapnya keturunan. Namun, masyarakat harus waspada terhadap...

Imperialis Macan dan Jebakan Naga

Oleh: Dahlan Iskan Ia tidak mau tinggal di rumah dinas perdana menteri. Ia tidak mau pengawalan yang panjang: maksimum 4 mobil. Ia berharap dilantik 14 Agustus ini:...

Turbulensi Etihad Airways Dijadikan Hoax Ethiopian Airlines

JawaPos.com - Sebuah video kepanikan penumpang di dalam pesawat menyebar di media sosial beberapa hari terakhir. Semakin menarik karena video itu diberi keterangan saat-saat...

Ramadan dan Budaya Pamer di Media Sosial

ADANYA media sosial membawa dampak yang besar dalam segala lini kehidupan masyarakat. Media sosial sangat bermanfaat untuk menjalin silaturahmi dengan teman atau saudara yang...