33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Tiga Pejudi Masuk Bui

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Satuan Reskrim Polres Temanggung meringkus ketiga pejudi yang tengah asyik bermain judi jenis kartu remi di sebuah bengkel di Jalan Raya Kedu-Parakan, tepatnya di Dusun Kalisat, Desa Campursari, Kabupaten Temanggung, Jumat (31/8). Mereka adalah Faizun warga Kranggan, Suroto warga Dangkel Parakan dan Akhmad Faizun warga Mergowati Kedu.

Wakapolres Temanggung Kompol Sugiyatmo mengatakan, kronologi kejadian ini berawal saat anggota Sat Reskrim Polres Temanggung melaksanakan patroli di wilayah Kedu. Petugas mendapat informasi dari warga bahwa ada perjudian di sebuah bengkel di Kalisat. “Setelah dilakukan pengecekan ke lokasi tersebut, memang benar ada warga tengah berkumpul main judi. Begitu benar terjadi praktik perjudian, langsung kami lakukan penggerebekan,” kata Sugiyatmo dalam gelar perkara, Jumat (31/8).

Sebenarnya ada empat orang yang berjudi. Tetapi saat digerebek, satu pejudi bernama Bandi berhasil kabur. “Kini masih dalam pengejaran,” tambahnya.

Dari penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti (BB) berupa uang tunai Rp 1.680.000, satu set kartu remi, selembar karpet dan sebuah lampu TL. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, ketiga pejudi tersebut kini ditahan di Polres Temanggung untuk menjalani proses hukum. “Mereka dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” ucapnya.

Faizun salah satu tersangka mengaku, sebenarnya ia bersama tiga teman lainnya hanya iseng dalam bermain judi tersebut. Namun akhirnya berlanjut taruhan pakai uang. “Dalam judi ini, tiap kali putaran masing-masing pejudi membayar Rp 15.000. Baru beberapa kali putaran, eh ternyata digerebek polisi,” akunya. (san/ton)

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Mengembangkan Kesadaran Karir Siswa SMK

RADARSEMARANG.COM - KESADARAN karir, atau apa yang diketahui tentang dunia kerja dan jenis-jenis pekerjaan yang mungkin ingin mereka lakukan, adalah dasar untuk eksplorasi karir....

SMAN 11 Menang Tipis Atas Smaga

SEMARANG - Tim basket SMA N 11 Semarang ungguli SMA N 3 Semarang pada pertandingan Ganesha Cup 2017. SMAN 11 mampu meraih kemenangan setelah...

Tetap Antar Ibu ke Kelenteng

”Ibu sangat menghargai apa yang saya yakini. Bahkan seringkali saya mengantarkan ibu untuk beribadah di kelenteng.” Eko Heru Nur Fathoni EKO Heru Nur Fathoni atau...

Tangkap Dua Perusak Panel Elektrik Alat Berat

DEMAK-Polisi berhasil menangkap dua orang tersangka terkait kasus perusakan mesin elektrik yang menempel di alat berat (bechoe). Tersangka bernama Triyono dan Agus Siswanto, warga Desa...

Mengenang Kehebatan Masa Lalu di Museum-Museum Kabupaten Magelang

RADARSEMARANG.COM - KABUPATEN Magelang tidak hanya memiliki Candi Borobudur dan berbagai destinasi wisata, namun juga menyimpan sejarah-sejarah yang luar biasa terkait peradaban di masa...

Saksi Ikut Nikmati Uang Terima Kasih

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang benar-benar sarang pungli (pungutan liar). Sebab, bukan hanya terdakwa...