33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Reaktivasi Terkendala Review DED

Jalur Kereta Api Kedungjati - Tuntang

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rencana pemerintah untuk melanjutkan proyek reaktivasi jalur kereta api (KA) Kedungjati-Tuntang sampai saat ini belum bisa dilaksanakan. Proyek tersebut tersendat karena adanya peninjauan ulang detail engineering design (DED) yang dilakukan Kementerian Perhubungan.

Kepala Seksi Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Fajar Ahmad menjelaskan, proyek jalur rel sejauh 30 kilometer ini terhenti sejak 2015. “Saat ini belum bisa dilanjutkan, walaupun sudah dibangun, karena review DED. Sehingga masih butuh waktu untuk penyelesaian,” katanya Sabtu (1/9).

Menurutnya, proses peninjauan ulang DED dilakukan Kementerian Perhubungan lantaran menemukan sejumlah kendala di lapangan. Seperti kontur tanah yang tidak rata. “Bantalan relnya sudah ada, Tuntang-Ambarawa sudah ada (relnya), tinggal melanjutkan. Tapi Bedono belum nyambung. Setelah review ini pembangunannya dilanjutkan,” jelasnya.

Proyek reaktivasi ini rencananya akan tersambung sampai Bedono. Jalur tersebut akan menjadi penghubung lintasan jalur KA antara Ambarawa, Jogjakarta, dan Magelang. Jalur ini menjadi prioritas lantaran masuk dalam akses Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). “Daerah ini memang mejadi prioritas KSPN, selain ada jalur tol juga ada jalur kereta,” tambahnya.

Untuk wilayah Magelang, rencananya jalur KA dari Borobudur akan terkoneksi sampai bandara baru Kulon Progo. “Semua sudah masuk semua dalam rencana, tinggal nanti kebutuhan anggaran, prioritas itu yang menjadi pertimbangan waktu,” jelasnya.

Pakar transportasi Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno mendorong agar tahun depan proyek reaktivasi bisa dilanjutkan dan review DED bisa cepat selesai. Ia memprediksi pada 2019, minimal 50 persen reaktivasi jalur bisa terlaksana. “Ini ada beberapa titik yang memang perlu direvisi,” katanya.

Terkait masalah kontur tanah, lanjut Djoko, bisa diambil jalan keluar menggunakan lokomotif baru. Pasalnya jalur tersebut memang banyak tanjakan curam, jika menggunakan lokomotif lama dikhawatirkan tidak kuat menanjak. “Setelah sudah terkoneksi tinggal memikirkan jalur dari Magelang ke Jogjakarta agar bisa terkoneksi semua dan mengurangi beban jalan,” tambahnya. (den/ton)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

IAIN Salatiga Wisuda 287 Mahasiswa

SALATIGA – Pagi ini (22/4) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga menggelar Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda V IAIN Salatiga tahun 2017. Pada...

Kampung-Kampung akan Dipercantik

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Wali Kota Salatiga Yuliyanto bertekad menata permukiman padat yang ada di Salatiga. Sejumlah tempat memang sudah dibenahi, tapi masih ada yang...

Mimpi Modal Kesuksesan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Teruslah bermimpi, karena mimpi indah adalah jalan menggapai kesuksesan. Itulah pesan perwakilan orang tua Bayu Sulistianto, saat Pelepasan dan Pentas Seni KB-TK...

Akhiri Magang di Radar Semarang

SEBANYAK lima mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip) dan tiga mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan...

Batik Solikhin Gumawang Wiradesa

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Proses pewarnaan batik dengan zat pewarna alami, yaitu dengan mengekstrak senyawa organik dari berbagai tumbuhan terus digencarkan. Bagian tumbuhan yang digunakan...

Ajak Umat Beragama Pererat Persaudaraan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Umat Tri Dharma di TITD Liong Hok Bio Kota Magelang telah bersiap merayakan tahun baru Imlek 2569/2018. Berbagai ornamen khas Imlek telah dipasang...