Lebih Senang Sistem COD

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM – BELANJA online kian membudaya dengan segala kemudahannya. Hal ini membuat banyak orang berlomba-lomba memanfaatkan peluang untuk membuka bisnis yang memanfaatkan teknologi internet ini.

Seperti Rizky Sandyningtyas Putri Karno yang sejak 2015 membuka bisnis fashion online. Secara online, Putri –sapaan akrabnya- menjual berbagai macam produk, mulai hijab, baju hingga tas secara online.

Mulanya, Putri membuat jilbab handmade hanya untuk dipakai sendiri. Hingga banyak teman yang memesan hijab buatannya ketika melihat Putri memakai hijab buatannya ke kampus.

”Mulai dari teman-teman dekat. Dari mulut ke mulut. Sempat booming di fakultas saat itu,” tuturnya hingga akhirnya ia memasarkan produk-produknya via online dan memperluas segmentasinya.

Meskipun pembayaran saat ini dipermudah dengan sistem online, nyatanya perempuan kelahiran Semarang, 7 Desember 1994 ini lebih senang menjual produknya dengan cara COD atau bayar di tempat.

Sebab, dengan COD ia dapat membuat pelanggan merasa nyaman, karena percaya. Baik percaya dengan dirinya, maupun produk yang dia jual. Benar juga, dengan COD, pelanggannya bisa melihat secara langsung barang yang akan dibelinya.

”Penjual online sekarang banyak sekali. Jadi, yang bisa membedakan salah satunya ya itu, membuat pelanggan percaya dengan kita,” ujar Putri yang selalu konsen pada pelayanan ramah dan baik ke konsumenmya.

Dengan upaya memelihara kepercayaan konsumen, ia berhasil menjalankan bisnis online hingga saat ini. Bahkan, ia mampu menambah jenis produknya lewat kerjasama dengan brand fashion lokal. ”Hanya saja, dukanya adalah stok dari suplier yang nggak menentu. Sehingga sering juga nolak pesanan,” kata dia.

Tidak ada duka muncul tanpa adanya suka. Ia senang karena bisnisnya dapat berjalan sampai saat ini. Dengan sistem COD-nya, ia bisa lebih banyak memiliki kenalan. Ia juga merasa bisa melatih kesabaran ketika bertemu konsumen yang sedikit rewel. ”Suka duka pasti ada, dijalani saja,” kata penyuka semua jenis kuliner, kecuali pecel ini. (sga/ida)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -