33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Lebih Senang Sistem COD

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – BELANJA online kian membudaya dengan segala kemudahannya. Hal ini membuat banyak orang berlomba-lomba memanfaatkan peluang untuk membuka bisnis yang memanfaatkan teknologi internet ini.

Seperti Rizky Sandyningtyas Putri Karno yang sejak 2015 membuka bisnis fashion online. Secara online, Putri –sapaan akrabnya- menjual berbagai macam produk, mulai hijab, baju hingga tas secara online.

Mulanya, Putri membuat jilbab handmade hanya untuk dipakai sendiri. Hingga banyak teman yang memesan hijab buatannya ketika melihat Putri memakai hijab buatannya ke kampus.

”Mulai dari teman-teman dekat. Dari mulut ke mulut. Sempat booming di fakultas saat itu,” tuturnya hingga akhirnya ia memasarkan produk-produknya via online dan memperluas segmentasinya.

Meskipun pembayaran saat ini dipermudah dengan sistem online, nyatanya perempuan kelahiran Semarang, 7 Desember 1994 ini lebih senang menjual produknya dengan cara COD atau bayar di tempat.

Sebab, dengan COD ia dapat membuat pelanggan merasa nyaman, karena percaya. Baik percaya dengan dirinya, maupun produk yang dia jual. Benar juga, dengan COD, pelanggannya bisa melihat secara langsung barang yang akan dibelinya.

”Penjual online sekarang banyak sekali. Jadi, yang bisa membedakan salah satunya ya itu, membuat pelanggan percaya dengan kita,” ujar Putri yang selalu konsen pada pelayanan ramah dan baik ke konsumenmya.

Dengan upaya memelihara kepercayaan konsumen, ia berhasil menjalankan bisnis online hingga saat ini. Bahkan, ia mampu menambah jenis produknya lewat kerjasama dengan brand fashion lokal. ”Hanya saja, dukanya adalah stok dari suplier yang nggak menentu. Sehingga sering juga nolak pesanan,” kata dia.

Tidak ada duka muncul tanpa adanya suka. Ia senang karena bisnisnya dapat berjalan sampai saat ini. Dengan sistem COD-nya, ia bisa lebih banyak memiliki kenalan. Ia juga merasa bisa melatih kesabaran ketika bertemu konsumen yang sedikit rewel. ”Suka duka pasti ada, dijalani saja,” kata penyuka semua jenis kuliner, kecuali pecel ini. (sga/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tak Punya Basic Menari, Kreatif Padukan Ragam Tari

RADARSEMARANG.COM - Perkembangan teknologi tidak dapat dihindari. Di sisi lain, kebudayaan tradisional penting untuk dilestarikan. Hal tersebut mendorong siswa-siswi SMAN 14 Semarang mengombinasikan keduanya...

Pengembangan Karimunjawa Berkonsep Ecotourism

SEMARANG – Destinasi wisata andalan Jawa Tengah, Kepulauan Karimunjawa akan dikembangkan dengan konsep ecotourism. Sejumlah fasilitas akan dibangun di objek wisata di Kabupaten Jepara...

Juru Parkir Liar Disikat

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Dua pemuda tepergok menjadi juru parkir liar di Jalan RSU dan Jalan Kartini. Mereka langsung diciduk anggota Polsek Wonosobo Polres Wonosobo...

Jateng Raih Penghargaan WTN Ke-4

SEMARANG – Pemprov Jateng kembali meraih Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Wiratamtama 2016 atas prestasinya membina kabupaten/ kota dalam menata lalu lintas yang baik....

Minta Identitas Advokat Dirahasiakan

SEMARANG-Dua aturan yang diterapkan Pengadilan Agama (PA) di wilayah Jawa Tengah untuk para adovokat atau pengacara yang sedang menangani perkara, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi)...

Mode Pramugari Anda Yang Jadi Juri

Oleh: Dahlan Iskan Saya tertarik ini: foto-foto pramugari Garuda. Dari masa ke masa. Yang dipajang di lounge eksekutifnya. Di terminal 3 Soetta. Terminal internasionalnya. Di situ...