Harus Ngotot Agar Selamat

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jalan terjal bakal dilakoni tim PSIS Semarang di sisa laga Liga 1 mendatang. Malkum saja, tim berjuluk Mahesa Jenar saat ini masih terjerembab di peringkat 16 klasemen sementara dengan raihan 20 poin dari 20 laga yang telah mereka lakoni.

Sedangkan setelah libur Asian Games mendatang, Haudi Abdillah dkk masih menyisakan 14 laga yang terdiri dari enam laga kandang dan delapan laga tandang. Berat memang, selain harus mengamankan enam laga kandang, PSIS juga harus bisa mencuri poin tandang agar selamat.

Dua laga terdekat, Haudi Abdillah dkk akan melakoni laga tandang versus PSMS Medan di Stadion Teladan Medan 12 September. Dilanjutkan melakoni laga tandang versus Persija Jakarta pada 18 September 2018.

“Mau tidak mau kami juga harus bisa memaksimalkan laga tandang. Dan kesempatan untuk lepas dari zona degradasi masih terbuka lebar. Kami harus memanfaatkan sebaik mungkin,” terang General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Kemudian di enam laga kandang, Mahesa jenar juga pantang melepas poin begitu saja. Raihan 18 poin di enam laga kandang menjadi hal yang tidak bisa ditawar kalau PSIS tidak ingin kembali berlaga di Liga 2 musim depan.

“Di putaran pertama dan awal putaran kedua kemarin kami sempat kehilangan beberapa poin kandang karena tidak bisa meraih hasil maksimal. Itu tidak boleh terjadi lagi di sisa pertandingan besok,” sambung Liluk.

Selain itu Mahesa Jenar juga diharapkan mampu membuat perubahan menyusul bergabungnya arsitek baru Jafri Sastra yang masuk menggantikan posisi coach Vincenzo Alberto Annese yang dianggap gagal memberi perubahan untuk tim.

“Coach Jafri sudah mulai bekerja menyusun kembali kekuatan tim. Dan kami percaya sosok coach Jafri Sastra bisa mengembalikan mental bertanding pemain dan membawa PSIS bisa tampil lebih baik lagi,” sambungnya.

Tim Mahesa Jenar sendiri kemarin telah mengaggendakan training camp (TC) untuk menggenjor fisik Haudi Abdillah dkk. Setelah TC, tim pelatih akan mengagendakan sekali lagi uji coba sebelum kembali tampil di ajang Liga 1.

“Kami akan mengagendakan uji coba di Magelang. Untuk lawannya siapa masih belum tau. Namun yang jelas pelatih akan menggunakan uji coba itu sebagai penilaian progres anak-anak setelah dia tangani,” pungkasnya. (bas)

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...

More Articles Like This

- Advertisement -