33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Buah Kecintaan Pada Tanah Kelahiran

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SPOT FAVORIT: I'Ampelgading Homeland menjadi jujukan wisata baru bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan alam dari lereng gunung Ungaran. (SOFA L IZZA/JAWA POS RADAR SEMARANG)RADARSEMARANG.COM – KEINDAHAN Ungaran bisa dinikmati dari Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Wisatawan dimanjakan dengan spot-spot foto menarik melalui titik yang biasa disebut I’Ampelgading Homeland.

Tak perlu merogoh kocek dalam untuk dapat menikmati wisata ini, cukup membayar Rp 5.000 untuk pengunjung biasa dan Rp 15.000 khusus pengunjung yang hendak ngecamp.

Ketua Pokdarwis Dusun Ampel, Julianto mengungkapkan pengunjung dihari biasa sekitar 50 wisatawan. Sedangkan untuk hari libur bisa mencapai 100-150 wisatawan.”Apalagi kalau ada orang ngecamp, biasanya cukup ramai. Kebanyakan masih dari lokal sih, kalau luar kota ya dari Jakarta, ” Ujarnya.

Julianto juga menjelaskan arti  dari I’Ampelgading Homeland karena kawasan ini menjadi destinasi wisata baru di Bandungan. Pemuda dan warga yang menganisiasi pembuatan tempat wisata tersebut.

“Jadi itu terdiri dari tiga kata I’Am itu artinya saya, sedangkan Ampel Gading sendiri nama dusun dan Homeland itu ibaratkan tanah kelahiran. Intinya tanah kelahiran kami itu Ampel Gading jadi suatu bentuk kecintaan masyarakat dan pemuda makannya diberi nama I’Ampelgading Homeland,” terangnya.

Tak hanya menjadi wisata, Tempat ini juga menjadi lahan mencari rezeki masyarakat sekitar. Seperti yang diungkapkan Julianto, ia mengaku dengan adanya tempat wisata ini bisa membantu ekonomi warga sekitar.

“Ya cukup membantu warga sekitar, karna sama-sama ingin memajukan dusun Ampel Gading, menjadi destinasi wisata. Dan harapannya kami selaku Pokdarwis, tempat ini bisa menjadi tambah ramai pengunjung, dan menikmati keindahan Gunung Ungaran dari  I’Ampelgading Homeland,” pungkasnya.

Salah satu pengunjung Andi Syahputra mengutarakan alasan memilih I’Ampelgading Homeland sebagai tempat wisata . “Iya kesini memang untuk berfoto, suka aja sih, karena tempatnya adem, sejuk, selain itu juga bertatapan langsung dengan Gunung Ungaran, selain itu tiketnya juga terjangkau,” ungkapnya.

Selain itu, pengunjung I’Ampelgading Homeland laiinya Shinta Anugrah Lailiya mengatakan fasilitas pendukung tempat wisata yang berada di ketinggian 1.300 meter diatas permukaan laut itu cukup memadai.

“Kalau Fasilitas disini sudah lumayan bagus, spot foto, musala dan wc umum dan suasananya sejuk, nyaman buat berkunjung sih tapi akses jalannya masih belum bagus,” kata pengunjung asal Demak itu. (mg12/mg30/bas)

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

80 Persen Kendaraan Langgar Batas Tonase

BATANG-Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau dulu dikenal dengan Jembatan Timbang Subah Batang mengeluhkan kurangnya lahan dan sumber daya manusia (SDM). Akibatnya, dalam...

15 Kecamatan Terima Bantuan PMI

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo menyerahkan bantuan operasional PMI kepada 15 kecamatan. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kecamatan Wonosobo, Kepil serta...

Spontan, Ganjar Sambangi Rumah Reyot

GROBOGAN-Perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) menjadi salah satu program yang digenjot Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Tak hanya mengandalkan data RTLH dari pemerintah daerah,...

Proyek Perbaikan Jalan Dihentikan Sementara

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Menyusul terbitnya imabaun penghentian pengerjaan proyek oleh pemerintah pusat, proyek di Kota Bengawan segera masuk masa penghentian sementara, tanpa kecuali peningkatan...

HFLA Siap Dorong Kemajuan Wisata

RADARSEMARANG.COM, PEMALANG – Salah satu organisasi profesi dalam bidang perhotelan, Hotel Front Liners Association (HFLA) siap membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan iklim wisata...

Pabrik Tahu Terbakar

MUNGKID—Warga Dusun Puton, Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang Borobudur, Minggu (10/9) pagi, dikejutkan dengan peristiwa kebakaran. Si jago merah melumat dapur pabrik tahu...