33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Biar Bahaya asal Konsumen Lega

Ketika Over Dimensi dan Overloading Truk Disepelekan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Kementerian Perhubungan sedang gencar-gencar menyosialisasikan aturan over dimensi dan over loading (Odol) kepada pemilik kendaraan angkutan berat. Sosialisasi tersebut harus dilakukan ekstrakeras. Sebab, fakta di lapangan regulasi sering kalah dengan urusan perut.

SUDAH menjadi rahasia umum banyak kendaraan angkutan berat yang memodifikasi dimensinya. Alasannya sederhana, agar dapat lebih banyak mengangkut muatan. Meskipun sebenarnya pemilik dan sopir angkutan sadar bahwa hal tersebut membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Salah seorang sopir truk Tutut Ridwan mengatakan, truk yang biasa dibawanya memilik sasis dengan panjang 6,5 meter. Tapi, panjang bak truknya mencapai 8 meter. Tidak hanya diperpanjang, tinggi bak truk dimodifikasi dari 90 sentimeter menjadi 1,5 meter.

“Saya cuma bagian bawa (sopir, Red). Yang mengubah (dimensi bak truk, Red) yang punya (truk, Red). Yang diubah cuma panjang sama tingginya bak. Lebarnya tetap 2,5 meter,” ujarnya ditemui di kawasan ring road Mojosongo.

Karena dimensi bak truk telah diubah, maka volume muatan menjadi lebih banyak alias overloading. Tutut paham, dengan beban muatan berlebih tersebut menjadi truk lebih sulit dikendalikan. Bahkan dirinya punya pengalaman sasis truknya patah.

“Pernah truk tidak kuat menanjak karena kelebihan beban. Untung tidak sampai gelondor. Ditanjakan, roda harus diganjal ban dan melaju pelan-pelan. Ya mau bagaimana lagi, risikonya seperti itu. Sering ditegur petugas,” tegas Tutut yang siang itu membawa angkutan semen.

Karena truk lebih sulit dikendalikan akibat overloading, potensi terjadinya kecelakaan semakin besar. Tutut pun pernah menyampaikan kekhawatirannya itu kepada pemilik truk. “Tapi malah saya kena marah. Saya pilih manut daripada dipecat,” katanya.

Di tempat yang sama, Jawa Pos Radar Solo bertemu salah seorang pemilik kendaraan angkutan berat. Sebut saja Ateng. Dia memiliki lima unit truk yang tiga di antaranya diubah dimensinya. Tujuannya untuk mendapat keuntungan berlebih.

Memodifikasi dimensi truk tidak sesuai standar tersebut, lanjut Ateng, juga karena permintaan pelanggan yang biasa menyewa truknya untuk mengangkut barang. “Biar semua barang muat diangkut sekali jalan. Yang punya barang tidak mau rugi. Kalau diantar dua kali, pengantaran kali kedua cuma dibayar setengah harga. Rugi saya, padahal jaraknya sama, otomatis beli solarnya juga sama,” bebernya.

Modifikasi bak truk dilakukan Ateng di garasi miliknya di Kabupaten Rembang. Dia mencontohkan, jika dimensi truk tidak diubah, tiga truk hanya dapat mengangkut beban masing-masing 4 ton. Setelah dimodifikasi, volume barang yang diangkut bisa mencapai 5-6 ton.

Pria yang menekuni bisnis penyewaan truk selama 15 tahun ini mengetahui risiko keselamatan memodifikasi dimensi truk bagi anak buahnya. Tapi, dengan enteng dirinya mengatakan itu menjadi tanggung jawabnya. “Mau truknya rusak atau kenapa-kenapa, itu urusan saya,” katanya.

Menyikapi regulasi yang mengatur Odol, Ateng berharap pemerintah dapat memberikan waktu untuk adaptasi. “Minggu kemarin pengusaha sewa truk sudah dikumpulkan, ya sosialisasi soal Odol ini. Kami meminta jangka waktu paling setahun untuk mengembalikan dimensi truk. Karena baru disosialisasikan Agustus, masa September awal disuruh mengubah semua,” urainya. (atn/wa)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Fokus Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur

RADARSEMARANG.COM - USIA 413 tahun, Pemkab Kendal terus berbenah. Saat ini yang menjadi fokus di masa pemerintahan Mirna Annisa adalah pembangunan infrastruktur baik jalan...

Petani Pesisir Kembangkan Padi Tahan Air Asin

KENDAL—Para petani di wilayah pesisir pantai Kendal, kini mulai mengembangkan varietas padi tahan air asin. Dengan padi verietas ini, bisa mengatasi dampak intrusi air...

Diterjang Angin, 1 Tewas

MUNGKID—Bencana angin puting beliung di kawasan perbukitan Menoreh Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, Sabtu (4/2) mengakibatkan seorang warga meninggal dunia. Jumali, 60, warga Dusun Tubansari...

Rekanan Didenda Rp 1,6 Juta Per Hari

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Proyek pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Fatmawati  hingga akhir 2017 belum selesai. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan...

Kawasan Ekowisata Petungkriyono

PETUNGKRIYONO merupakan salah satu kecamatan, di wilayah Kabupaten Pekalongan yang terletak di bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara. Kawasan ini bagian dari dataran tinggi...

KPUD Diminta Optimalkan Sosialisasi

SEMARANG - DPRD meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jateng maupuan kabupaten/kota bisa memaksimalkan waktu untuk sosialisais Pilkada dan Pilgub Jateng 2018. Salah satunya...