33 C
Semarang
Jumat, 23 Oktober 2020

Penegakan Hukum Tergantung Kadar Integritas

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo diminta tidak kendor semangatnya dalam bersaing dengan lulusan hukum universitas umum. Sebab, nilai-nilai keislaman bisa menjadi ciri khas dan pedoman agar bisa menegakkan hukum sesuai aturan.

“Yang penting adalah kemampuan kita, berkomunikasi dan membangun skill entrepreneurship. Harus ada keunggulan dibanding orang lain. Kalau mereka A, kita harus A dan B. Kalau mereka A dan B, kita harus ABC. Kalau begitu, dari manapun dia berasal ya tidak masalah,” kata Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum dalam Stadium General yang mengusung tema Tantangan Penegakan Hukum di Era Milenial untuk Penguatan NKRI, di aula utama kampus tiga UIN Walisongo, Kamis (30/8).

Acara tersebut dihadiri empat ribu lebih mahasiswa baru dari Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Sains dan Teknologi.

Menurut Prof Yos, integritas adalah hal terpenting dalam penegakan hukum. Dicontohkan, hukum di Indonesia tentang perzinaan, salah satu kasus yang populer, namun penegakannya berbeda dengan hukum Islam. Ia juga menyayangkan adanya para koruptor yang tetap tersenyum di depan kamera.

“Masalahnya bukan di aturannya, tapi pada orang yang seharusnya menegakkan hukum. Orang-orang (para pejabat dan penegak hukum) harus memiliki integritas tinggi. Niatnya kuat dan pengetahuan luas. Tanpa adanya integritas, tidak akan ada yang namanya keadilan,” ungkap Prof Yos.

Kendati begitu, kata Prof Yos, hukum di Indonesia terbilang sudah transparansi. Pihak-pihak penyidik bisa mendapatkan barang bukti dan para tersangka mendapat hukuman yang semestinya. “Makanya sekarang ini muncul kasus-kasus besar seperti korupsi miliaran rupiah dan vonis hukuman yang setimpal,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo, Prof Dr Muhibbin mendorong mahasiswa agar bersemangat dan termotivasi menjadi yang terbaik. “Terkait penegakan NKRI, mahasiswa telah dibekali kurikulum berbasis Islam. Karena itu, tidak cenderung pada satu madzhab dan bukan Islam radikal,” ujarnya. Acara kuliah ini akan dilanjutkan hari ini Jumat (31/8) dengan menghadirkan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Dr Fathur Rochman M.Hum, bertemakan Pendidikan Tinggi di Era Disrupsi untuk Penguatan NKRI. (mg10/mg13/mg14/ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...