33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Mendidik Tidak Hanya Transfer Pengetahuan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Mengajar anak didik di sekolah sudah sedianya dilakukan dengan cinta dan kasih sayang. Sebab pendidikan tidak hanya transfer pengetahuan saja, tapi bagaimana menanamkan karakter atau etika pada diri siswa.

Demikian dikatakan motivator dan psikolog anak Suwarsi pada seminar bertajuk Bhakti JSIT Untuk Negeri yang digelar di Ruang Mahogani, Hotel Sae Inn Kendal, Kamis (30/8). Seminar digelar oleh Jaringan Sekolah Isalam Terpadu (JSIT) Kendal.

Menurutnya, karakter tidak bisa diajarkan melalui  pelajaran saja. Melainkan dengan tauladan dari guru secara perlahan dan dengan kasih sayang. “Sehingga siswa tidak hanya pandai saja tapi memiliki sikap kejujuran, tanggungjawab, sportif, saling menghormati dan menghargai, patuh dan taat orang tua serta lainnya. Karakter itu tidak bisa diajarkan kecuali guru mengajarkannya dengan ketulusan,” katanya.

Tanggung jawab seorang pendidik diakuinya sangatlah berat, bahkan berbanding berbalik dengan upah yang diterima guru. “Namun itulah konsekuensi yang harus diterima oleh pendidik. Mereka harus mengajar siswa dengan senang hati,” tandasnya.

Menurutnya, penyebab kenakalan siswa ataupun remaja adalah karena lelah, stres, marah. Sehingga dalam belajar sebisa mungkin untuk guru membuat siswa merasa senang dan nyaman dalam belajar.

Hal senada dikatakan Waimin, Dewan Pembina JSIT Pusat. Ia menambahkan jika esensi pertama pendidikan adalah menyadarkan siswa sebagai mahluk Tuhan yang memiliki batasan dan harus beribadah kepada Tuhannya. Kedua, menjadi anak didik memiliki wawasan dan ilmu pengetahuan luas untuk kemaslahatan umat. Ketiga yakni sebagai pemimpin yang harus merawat dan menjaga alam semesta.

“Makanya dalam pengajaran ilmu pengetahuan dan teknologi harus sejalan dengan penanaman nilai karakter. Sehingga anak didik nanti tidak ada yang menyalahgunakan ilmunya untuk kejahatan, seperti korupsi atau mencelakai dan membodohi orang lain,” tandasnya.

Ketua Panitia Seminar JSIT, Ahmad Syaifudin mengatakan seminar ini digelar untuk membangkitkan kembali nilai-nilai pendidikan kepada guru. “Yakni menyadarkan pentingnya pendidikan dan cara mendidik yang baik sesuai tuntutan Islam,” jelasnya.

Ia menambahkan Seminar digelar sebagai peringatan Hari Jadi (HUT) JSIT ke-15. Peserta Seminar adalah para guru-guru dari sekolah-sekolah di Kendal yang tergabung dalam JSIT. Selain kegiatan Seminar juga digelar Kewirausahaan bertajuk ‘Jago Jualan di Usia Muda’. Seminar tersebut digelar di SMP IT Robbani Kendal. (bud/bas)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...