33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Dimaki, Pak RT Bunuh Tetangga

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Tak terima lantaran dimaki-maki, seorang ketua RT nekat menusuk seseorang hingga meninggal dunia. Peristiwa ini membuat geger warga Dukuh Kersan RT 03 RW 08 Desa Bojosari, Kecamatan Kertek, Rabu (29/8) malam.

Menurut Kasatreskrim Polres Wonosobo AKBP Heryanto, kasus ini bermula dari cekcok antara pelaku Dicki Aureskian dan korban Nipan. Malam itu, Nipan dan temannya yang bernama Giyanto menemui Ma’arif Hidayat di halaman rumah pelaku. Nipan dan Giyanto dalam kondisi setengah sadar karena mabuk.

“Mereka marah-marah dengan Ma’arif di depan rumah pelaku terkait soal hiburan yang tidak mendapatkan izin dari polisi,” katanya.

Kemudian karena situasinya semakin memanas, terjadilah perkelahian antara Giyanto dengan Ma’arif. Dicki yang saat itu baru saja pulang ke rumah melihat perkelahian yang sedang terjadi itu. Ia lantas mencoba melerai keduanya. “Tak jadi melerai, malah Giyanto yang saat itu memang sedang dalam kondisi mabuk ikut memarahi pelaku. Bahkan si Giyanto ini sempat memukul pelaku,” ungkapnya.

Dari kejadian pemukulan itu, pelaku langsung masuk ke dalam rumah. Akan tetapi Nipan dan Giyanto menyusul, bahkan sampai mendobrak pintu rumah pelaku.

Hal ini membuat pelaku semakin kalap dan masuk ke dalam garasi untuk mengambil senjata tajam. Dicki kemudian keluar rumah untuk menyusul dua orang yang sedang mabuk itu. Sempat terjadi perkelahian kembali antara korban dan pelaku. Hingga mereka terjatuh bersamaan. “Nah pada saat itu, pelaku bisa berdiri, namun korban tergeletak dengan bersimbah darah dan tak sadarkan diri,” jelas Heryanto.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh Giyanto. Tapi dalam perjalanan, Hipan menghembuskan nafas terakhir.

Sementara pelaku langsung pergi ke Kecamatan Mojotengah untuk menemui saudaranya dengan diantar oleh keponakanya. Pelaku kemudian menyerahkan diri. “Dari Kecamatan Mojotengah itu, pihak reskrim menjemput pelaku yang ditelepon langsung oleh saudaranya,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, pelaku bisa dijerat pasal 480 subsider 338 KUHP. Dicki terancam hukuman 20 tahun penjara. (cr1/ton)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...