32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Turun dari Kapal, 80 Truk Dirazia Narkoba

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Genderang perang terhadap peredaran narkotika terus ditabuh aparat kepolisian. Untuk antisipasi penyelundupan barang haram ini, aparat Polrestabes Semarang bersama tim gabungan gencar melakukan razia. Kamis (30/8) kemarin, sedikitnya 80 truk yang turun dari kapal barang Mutiara Barat di dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (30/8) diperiksa. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Panjang, Lampung. Satu persatu truk berikut sopir dan muatannya diperiksa.

“Ini merupakan razia Antik atau Anti Narkotika Candi 2018 dengan sasaran narkotika. Kami ambil lokasi pelabuhan karena rawan terjadi penyelundupan narkotika dari Sumatera ke Semarang. Makanya malam ini (kemarin) kami adakan operasi kapal yang dari Sumatera,” ungkap Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang, AKBP Sidik Hanafi, saat memimpin operasi di dermaga Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (30/8) kemarin.

Razia ini melibatkan tim gabungan Satuan Resnarkoba Polrestabes Semarang, Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, dan KSOP Pelabuhan Tanjung Emas. “Ada 80-an kendaraan dari kapal yang diperiksa. Sementara manivesnya 258 penumpang. Pemeriksaan ini juga menggunakan alat metal detector,” katanya.

Menanggapi terkait tingkat kerawanan peredaran narkotika di wilayah hukum Polrestabes Semarang, Hanafi mengakui, peredaran barang terlarang tersebut cukup tinggi. Menurutnya, hal ini diketahui dari hasil pengungkapan kasus yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Untuk kerawanan, sementara untuk yang dari kapal kita melakukan antisipasi. Karena sudah ada beberapa kasus pengiriman sabu ke Semarang. Sehingga angka kasus ungkap di Semarang tinggi,” tegasnya.

Diketahui, sepanjang Januari sampai akhir Mei 2018, petugas Satresnarkoba Polrestabes Semarang telah berhasil menangkap 146 tersangka kasus narkoba di wilayah hukumnya. Para tersangka tersebut rata-rata remaja dewasa dan usia produktif.

Meski demikian, Hanafi menegaskan akan terus melakukan pemberantasan dan penangkapan terhadap para pengedar maupun bandar narkoba di wilayah hukumnya. Alasan melakukan razia terhadap kapal tersebut, Hanafi menegaskan ini sebagai antisipasi masuknya narkotika dari luar daerah melalui jalur laut.

“Untuk operasi hari ini (kemarin) kami fokuskan pada kapal yang baru datang dari Sumatera karena narkoba yang masuk ke Semarang banyak yang dari sana,” tegasnya.

Dari hasil kegiatan ini, tidak ditemukan narkoba. Namun, petugas mendapati kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat saat turun dari kapal tersebut.

“Ada satu sepeda motor dan truk yang diamankan, terkait kelengkapan surat. Penanganan diserahkan langsung ke Satlantas Polrestabes Semarang untuk pemeriksaan dan penyelidikan,” imbuh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Kompol Nur Cahyo, saat di lokasi kegiatan.

Salah satu penumpang truk yang turun dari kapal mengakui, baru melakukan perjalanan dari Lampung. Setelah turun kapal, sesuai rencana akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya.

“Dari Lampung mau ke Surabaya. Ini muat kertas,” kata pria yang enggan disebutkan namanya itu. (mha/aro)

Latest news

Related news