33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

PTPN 9 Pastikan Jualan Hingga Hilir

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Struktur jaringan bisnis milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 9 akan dibenahi menyesuaikan perkembangan zaman dam kebutuhan pasar. Penjualan produk seperti gula, karet, kopi, dan teh, akan dilakukan hingga hilir.

“Pembenahan tersebut, dalam rangka mempersiapkan portofolio bisnis perusahaan milik pemerintah. Karena itu, akan dilakukan pembangunan beberapa pabrik untuk mengolah produk-produk,” kata Direktur Utama (Dirut) PTPN 9, Iryanto Hutagaol usai launching Budaya JTI (Jujur Tulus Ikhlas) di Kampung Kopi Banaran Kecamatan Bawen, Jumat (24/8).

Sebelum realisasi program tersebut, jelasnya, diawali pembangunan budaya di dalam perusahaan. Yakni, budaya Jujur Tulus Ikhlas (JTI) yang diterapkan pada semua level sistem di dalam perusahaan. “Zaman sudah berubah dan perusahaan harus beradaptasi. Namun nilai-nilai yang kita pegang yaitu tetap pada tiga komponen yaitu jujur tulus dan ikhlas,” tuturnya.

Iryanto menjelaskan bahwa ketiga hal tersebut dapat menumbuhkan integritas serta dapat berdampak kepada prestasi perusahaan. “Jujur, tidak hanya pada Sumber Daya Manusia (SDM), namun pada sistem yang dibangun dan terintegrasi mulai accounting sampai proses di komputer,” ujarnya.

Budaya tersebut, lanjutnya, sudah diterapkan di semua holding group milik PTPN 9. Mulai dari keuangan, proses SDM, maupun produksi. “Reporting system jadi lebih pasti, akurat, dan realtime, bisa online dari seluruh kebun. Sehingga kita bisa mendapatkan data yang lebih akurat,” katanya.

Selama ini, jelasnya, produk PTPN 9 yang diketahui oleh masyarakat luas yaitu kopi. Namun belum bisa memenuhi semua kebutuhan kopi di Jawa Tengah. Hal itu karena hasil produksi belum mampu mengikuti perkembangan budaya masyarakat Jateng. “Saat ini, budaya minum kopi di masyarakat Jawa Tengah cenderung semakin meningkat. Khususnya kelas kopi premium. Untuk melayani kebutuhan tinggi, kami harus meningkatkan proses mulai dari menata

pembibitan kopi arabika, robusta hingga pendirian pabrik pengolahan. Hal itu penting supaya bisa meningkatkan kualitas kopi,” tandasnya. (ewb/ida)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PKS Bentuk Sekolah Tani

SALATIGA - PKS Salatiga meluncurkan program sekolah tani "Maju Sejahtera" di Nanggulan, Tingkir, Salatiga, Jumat (28/4). Peluncuran sekolah tani ini diikuti oleh 25 petani...

Lamban Tangani Kasus, Polsek Digeruduk

BATANG – Dianggap lamban dalam menangani kasus penganiayaan terhadap rekannya, sekitar 50 orang massa dari Desa Kranggan Kecamatan Tersono Kabupaten Batang menggeruduk Mapolsek Tersono...

Tak Perlu Khawatir Gunakan SIM Sementara

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sudah sepekan terakhir material Surat Izin Mengemudi (SIM) di Unit Satuan Penerbit Administrasi SIM (SATPAS) Polres Pekalongan, habis. Terkait hal tersebut...

Pasukan Tongtek Karangayu

SEJUMLAH anak yang tergabung dalam pasukan Tongtek Karangayu siap berkeliling dengan membawa berbagai perlengkapan rumah tangga dan alat musik untuk membangunkan warga supaya sahur,...

Lebaran, PDAM Jamin Distribusi Air Aman

SEMARANG - Layanan distribusi air PDAM Tirta Moedal Kota Semarang selama libur Hari Raya Idul Fitri 1438 H tetap sama seperti pelayanan hari-hari biasa....

Usung Tema Ekstrim, Hanya Sisakan Kap Depan

RADARSEMARANG.COM - Kreatifitas modifikator asal Semarang ternyata tidak kalah dengan luar negeri. Hasilnya pun tak bisa dipandang sebelah mata, seperti yang dilakukan Joko Priyono,...