33 C
Semarang
Selasa, 20 Oktober 2020

Jalur Pansela Tumbuhkan Ekonomi Wisata Selatan Jawa

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap terus meningkatkan konektivitas antar wilayah di Indonesia guna mengurangi biaya logistik, mendukung pertumbuhan ekonomi dan membuka keterisoliran.

Di Pulau Jawa, selain jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa, Jalur Pantai Selatan (Pansela) juga mendapatkan penanganan. Jalur Pansela, ke depan digadang akan mendongkrak kesejahteraan masyarakat di Jawa bagian Selatan, sehingga memperkecil ketimpangan dengan Utara Jawa.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Semarang, Kementerian PUPR, Akhmad Cahyadi, mengatakan, pembangunan Jalan Pansela Jawa sepanjang 1.604 km yang membentang menyusuri garis tepi Pantai Selatan dari wilayah Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Jawa Timur ini merupakan salah satu program prioritas.

Terlebih, dengan banyaknya objek wisata di sekitar jalur ini. Tidak hanya jalannya yang bagus, pengguna jalan disuguhi pemandangan hamparan sawah, pegunungan dan pantai yang sekaligus dapat menjadi spot foto bagus.

Tercatat, objek wisata di sepanjang jalur Pansela Jawa Tengah dan Yogyakarta ada sekitar 36 pantai. Beberapa pantai yang cukup terkenal di antaranya Pantai Congot, Pantai Pandansimo, Pantai Glagah, Pantai Parangtritis dan Pantai Soge.

Saat ini, dikatakan olehnya, jalur Pansela sudah dapat digunakan secara fungsional. Kendaraan sudah bisa melewati sejumlah titik meskipun secara keseluruhan memang belum tersambung.

Pekerjaan Tiga Ruas Jalan

Di tahun 2018 pengerjaan jalur Pansela dilakukan di tiga ruas yakni Duwet-Giriwoyo, Tambakmulyo-Wawar dan Jladri-Karangbolong.

Ruas Duwet-Giriwoyo, berada di wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah dengan total panjang 23,762 km dibangun dalam kurun tahun 2015-2017. Ruas Duwet-Giriwoyo melintasi tiga kecamatan di Kabupaten Wonogiri yaitu Kecamatan Giriwoyo, Kecamatan Giritontro, dan Kecamatan Pracimantoro.

”Adanya ruas ini menghubungkan Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah) dengan Kabupaten Gunung Kidul (DIY) dan Kabupaten Pacitan (Jawa Timur). Saat ini masih dalam masa pemeliharaan oleh kontraktor PT. Hutama Karya hingga Desember 2019,” ujarnya.

Sementara itu, ruas Tambakmulyo-Wawar (Kebumen) total ruas yang dibangun adalah 38,494 Km dengan lebar 6,5 meter. Panjang tersebut mencakup Jembatan Luk Ulo (180 meter). Paket ini dibangun secara bertahap dalam jangka waktu 3 tahun yang dimulai commencement of work 3 Agustus 2015.

Saat ini, pengerjaan ruas jalan Tambakmulyo-Wawar sudah mencapai 96 persen. Ditargetkan, akan rampung pada Oktober tahun ini. Dana yang dialokasikan untuk pembangunan ruas ini adalah senilai Rp 266,8 miliar.

”Untuk Tambakmulyo-Jladri-Karangbolong masih dalam proses lelang. Secara keseluruhan, Pansela Jateng direncanakan selesai tahun 2024,” pungkasnya. (adv/aro)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...