33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Jangan Tinggalkan Pembakaran Sampah

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Kantor Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kendal mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membakar sampah. Pasalnya musim kemarau bisa memicu bencana kebakaran.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal Subarso mengatakan, kemarau panjang menyebabkan benda-benda mengering. Sehingga mudah terbakar ketika tersulut api. Ditambah angin kencang, api akan cepat merambat.

“Makanya ketika membakar sampah di halaman harus ditunggui dan dipastikan api telah padam saat akan ditinggal. Selain itu jangan sembarangan membuang puntung rokok yang masih ada bara apinya sembarangan. Karena bisa menyebabkan kebakaran,” katanya, Kamis (23/8).

Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengecek instalasi listrik di rumahnya masing-masing. Dikhawatirkan ada kabel yang mengelupas dan dapat memicu terjadinya kebakaran. Pastikan juga saat akan meninggalkan rumah, semua alat listrik telah dipadamkan.

Sejumlah kebakaran selama musim kemarau tahun ini, kebanyakan disebabkan korsleting listrik serta api dari kompor maupun lilin. “Bila terjadi kebakaran, jangan panik, langsung hubungi pemadam kebakaran dengan memberikan keterangan alamat lengkap,” tandasnya.

Kasi Operasional dan Pengendalian (Opdal) Damkar, Syaiful Huda mengatakan, selama musim kemarau hingga Agustus sekarang telah terjadi 18 kejadian kebakaran. Baik yang menimpa rumah, tempat usaha maupun hutan dan lahan perkebunan.

Ia mencontohkan, pada Minggu (19/8) lalu di Kabupaten Kendal sempat terjadi tiga kasus kebakaran. Kejadian pertama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono Kaliwungu Selatan, sekitar pukul 15.30 WIB. Belum diketahui penyebab kebakaran pada tumpukan sampah yang menggunung.

“Kemungkinan karena cuaca yang cukup panas, sehingga tumpukan sampah yang kering mudah terbakar,” katanya. Kejadian tersebut bisa diatasi oleh 2 mobil Damkar dari Unit Damkar Kaliwungu dan Unit Damkar Pantura Kendal.

Kebakaran kedua terjadi di lahan alang-alang tempat menyimpan serbuk kayu milik Ari di Desa Kaligading RT 04 RW 02 Dusun Masiran Kecamatan Singorojo.  Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.10 WIB itu diduga karena pembakaran sampah. Kebakaran dapat diatasi setelah ditangani oleh dua Unit Damkar sektor Boja.

Kejadian kebakaran ketiga terjadi Desa Sukorejo RT 05 RW 01 Kec Sukorejo, yaitu tumpukan bambu di atas dak rumah milik Wiok. Kebakaran tersebut berhasil ditangani dua unit Damkar sektor Sukorejo. (bud/ton)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...