33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Job Fair, Sediakan 6.900 Lowongan Pekerjaan

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemprov Jateng terus melakukan inovasi untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran. Salah satunya dengan terus memperbanyak pameran kesempatan kerja (Job fair) di Jateng. Selain itu, terus menggandeng investor agar bisa membuka lapangan pekerjaan untuk anak-anak muda.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah, Wika Bintang, mengatakan, data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2017 menyebut jumlah angkatan kerja di Jateng mencapai 18,01 juta orang. Sementara jumlah penduduk yang bekerja baru 17,19 juta orang. “Jadi sisanya atau 0,82 juta orang berstatus pengangguran terbuka,” kata Wika Bintang di sela membuka Job Fair ke-26 di Pemalang.

Ia menambahkan, Job Fair kali ini digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (18-19/8). Setidaknya terdapat 40 perusahaan bergerak pada 25 sektor usaha, dengan jumlah lowongan pekerjaan mencapai 6.900 orang dan 290 jabatan. Perusahaan tersebut berasal dari Kabupaten Pemalang, Tegal, Brebes, Pekalongan, Batang, Semarang, Surakarta, Demak, DKI Jakarta, Banten dan Jawa Timur. Adapun kualifikasi pencari kerja yang dipersyaratkan bervariasi, mulai lulusan tingkat SLTP, SLTA, D-I, D-II, D-III, S1, S2 hingga pendidikan profesi.

“Ini sebagai upaya mengurangi pengangguran, sekaligus memeriahkan Pesta Rakyat Jawa Tengah sebagai rangkaian kegiatan memperingati hari jadi ke-68 Jateng,” ujarnya.

Wika Bintang menuturkan, masih banyak jumlah angkatan kerja yang menganggur. Faktor utama penyebab tingginya pengangguran adalah keterbatasan informasi para pencari kerja dan ketersediaan tenaga kerja. Terlebih saat ini, menghadapi masa Revolusi Industri jilid 4.0. “Selain itu, permasalahan klasik yang selama ini selalu muncul adalah tidak adanya link and match  antara dunia pendidikan dengan pasar kerja,” katanya. (aro)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...