33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Tiga Pesan Wali Kota Hendi Untuk Anggota Paskibra

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KUKUHKAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyematkan lencana merah putih kepada salah satu Paskibra Kota Semarang tahunh 2018.
KUKUHKAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyematkan lencana merah putih kepada salah satu Paskibra Kota Semarang tahunh 2018.

BERSAMA: Jajaran Forkopimda foto bersama para anggota Paskibra usai pelantikan di ruang Lokakrida kompleks Balai Kota Semarang. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)
BERSAMA: Jajaran Forkopimda foto bersama para anggota Paskibra usai pelantikan di ruang Lokakrida kompleks Balai Kota Semarang. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 27 pelajar SMU/ SMK sederajat se-Kota Semarang yang terdiri dari 15 putra dan 12 putri dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Semarang oleh Wali Kota Hendrar Prihadi di ruang Lokakrida kompleks Balai Kota Semarang, Selasa (14/8). Mereka akan bertugas pada saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 tingkat Kota Semarang pada 17 Agustus 2018.

Upacara pengukuhan dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang, para Pimpinan Perangkat Daerah Kota Semarang, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Semarang.

Prosesi pengukuhan diawali pembacaan kode kehormatan Paskibraka Dharma Mulya Putra Indonesia dan pengantar pengukuhan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, Gurun Risyadmoko. Dilanjutkan pemasangan kendit dan lencana merah putih oleh wali kota.

Sebelum memberikan pengarahan, Wali Kota Hendrar Prihadi mengucapkan selamat kepada Paskibraka atas keberhasilan mereka melampaui proses seleksi, rekruitmen dan pelatihan selama 21 hari. Hendi, sapaan akrab wali kota, menambahkan, para Paskibraka patut bangga dan bersyukur, sebab termasuk orang-orang pilihan dari ratusan peserta.

“Kami ucapkan selamat kepada jajaran anggota Paskibraka Kota Semarang tahun 2018 beserta para pendukung dan pelatihnya, setelah melewati sebuah proses seleksi yang cukup lama dan melelahkan, sebentar lagi dalam hitungan detik adik-adik akan menjadi anak muda Kota Semarang yang terpilih mengibarkan bendera pada saat peringatan HUT RI ke 73 di Kota Semarang,” kata Hendi.

Wali Kota meminta Paskibraka selalu menanamkan 3 hal di dalam sanubari. Tiga Hal tersebut adalah persatuan dan kesatuan, pantang menyerah, dan semangat juang dan kerja keras karena 3 hal ini yang akan membawa kesuksesan di masa yang akan datang.

“Tiga kata kunci ini harus ada di dalam diri adik-adik. Tanpa kekompakan dari para anggota Paskibraka maka mustahil acara pengibaran bendera tanggal 17 Agustus nanti bisa sukses. Tanpa semangat juang, tanpa kerja keras juga akan mustahil untuk sukses,” tandas wali kota.

Selain 3 hal tersebut wali kota juga berharap kepada mereka agar menjadi contoh dan teladan bagi siswi lainnya. “Kompetisinya sangat ketat godaannya pun bertubi-tubi sangat luar biasa mulai dari narkoba, tawuran, seks bebas, dengan menjadi anggota Paskibraka adik-adik mencontohkan hal-hal yang positif dan mudah-mudahan ini ditiru, ” tuturnya.

Hendi menambahkan, kemerdekaan Indonesia yang telah diraih selama ini bukan sebuah proses sederhana yang dipikirkan, namun membutuhkan pengorbanan jiwa raga, bahkan harus berpisah dengan keluarga dan kehilangan materi. “Maka dari itu sudah sepantasnya sebagai warga Indonesia berpikir untuk mengisi pembangunan di dalam kemerdekaan. Kemerdekaan itu buah dari kerja keras para pahlawan melalui pengorbanan jiwa dan raga mereka sehingga merdeka sekarang ini,” pungkasnya. (*)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati Mirna Launching Mobil Sekolah Gratis

KENDAL - Bupati Kendal, Mirna Annisa, membuat terobosan di bidang pendidikan. Tepat di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Mirna me-launching mobil sekolah gratis. Mobil tersebut...

GWHS Gelar Lomba Foto “Kasih Sayang”

SALATIGA - Grand Wahid Hotel Salatiga (GWHS) menggelar lomba foto dengan tema Kasih Sayang untuk menyambut hari valentine. Foto yang dilombakan tidak harus bersama...

Belajar Pelayanan Publik di ‘Palestina’ nya Indonesia

BATAM - Batang yang mulai berkembang dengan berbagai perusahaan besar yang ada ingin belajar ke Batam di Provinsi Kepulauan Riau yang bisa memberikan pelayanan...

Kelulusan Ditentukan Sekolah

DEMAK - Ujian nasional (unas) sekolah dasar diawasi ketat oleh para guru dengan sistem silang. Mereka berasal dari guru SD dan MI. Kepala Dinas Pendidikan...

12 Roller Jateng Jalani Seleknas

SEMARANG - Pengprov Porserosi Jateng mengirimkan 12 pesepatu roda terbaiknya dalam Seleknas Asian Games yang berlangsung di Arena Sepatu Roda GOR Bekasi, 10-11 Februari...

Dulu Dikenal Tomboi

SOSOK bernama lengkap Asitya Ndaru Mustikarini tidak bisa lepas dari dunia modeling. Perempuan dengan panggilan akrab Tika ini adalah pemilik Post Modeling School Salatiga...