33 C
Semarang
Rabu, 21 Oktober 2020

Upacara Hari Jadi, Rabu Simpanglima Ditutup

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG– Upacara Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Jawa Tengah kembali dilakukan dengan cara yang berbeda. Tak hanya menggunakan pakaian adat, pada upacara yang berlangsung di Lapangan Pancasila (Simpanglima), Rabu (15/8), prosesi upacara tersebut rencananya juga akan memakai Bahasa Jawa.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP mengatakan tahun lalu upacara sudah menggunakan pakaian adat Jawa Tengah. Namun, bahasa yang digunakan masih Bahasa Indonesia.

“Peringatan tahun ini akan kami lakukan dengan berbeda. Rencananya, prosesi upacara akan menggunakan Bahasa Jawa,” bebernya.

Ditambahkan, pakaian adat yang digunakan kali ini, khususnya untuk pria, masih beskap Jawi Jangkep, lengkap dengan blangkon, keris, dan selop. Pakaian tersebut merupakan pakaian khas Jawa Tengah yang berasal dari kaum bangsawan dan keluarga keraton Surakarta.

Selain PNS, imbuh Sekda, pemerintah provinsi juga melibatkan pihak lain. Mulai dari unsur TNI/ Polri, mahasiswa, pelajar SMA/ SMK, dan pramuka. Seluruh mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pun diundang dan diharapkan kehadirannya pada upacara tersebut.

Berkaitan dengan pelaksanaan upacara bendera Rabu (15/8), kawasan Simpanglima ditutup untuk jalur transportasi, sebelum pukul 06.30 hingga sekitar pukul 08.00. Arus lalu lintas akan dialihkan melalui Jalan Sriwijaya, Jalan Veteran, kawasan Kampung Kali, Jalan Erlangga, Jalan Pandanaran II, dan sekitarnya.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat karena kawasan Simpanglima ditutup sebentar untuk upacara bendera. Kami mohon pengguna jalan mencari jalur alternatif lain di sekitar Simpanglima,” katanya.

Dijelaskan, Pucak Perayaan Hari Jadi ke-68 Provinsi Jawa Tengah melalui kegiatan Pesta Rakyat akan dipusatkan di Kabupaten Pemalang. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 18-20 Agustus mendatang. Beragam kegiatan dikemas menarik, dan melibatkan masyarakat.

Mulai dari pagelaran musik dengan menghadirkan artis nasional Virsha dan grup band Seventeen, senam, jalan sehat, gowes, night run, serta Festival Dolanan Anak. Ada pula pagelaran seni budaya tradisional maupun modern, kompetisi olahraga, bursa kerja dengan kualifikasi mulai tamatan SMU/SMK, diploma, sarjana, sampai pascasarjana, pameran usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan kuliner.

“Kami juga menggelar Jateng Bersalawat. Tidak hanya itu, kami juga menyelenggarakan bhakti sosial dengan membagikan sekitar 1.000 paket sembako murah, pelayanan konsultasi kesehatan, edukasi gizi, dan sebagainya. Prinsipnya semua kegiatan adalah merakyat, melibatkan masyarakat, dan mengangkat potensi di Jawa Tengah,” tandas Sri Puryono. (ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...