33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Pencuri Dana Desa Mengaku Terlilit Hutang

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Setelah susah payah melakukan pengejaran tiga orang pelaku pencurian uang tunai Dana Desa (DD) Kemetul Kecamatan Susukan akhirnya berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Semarang.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan ke tiga pelaku tersebut Fery Jaya Wawi, 55 warga Kabupaten Magelang. Arifin, 52, warga Kota Magelang, dan Andi Ismanto, 31, warga Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat.“Otak dari ketiganya yaitu Fery,” ujar Yusi, Jumat (10/8).

Ketiganya dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polres Semarang setelah berkoordinasi dengan Polres Brebes di sebuah penginapan di Kabupaten Brebes. Karena sempat melawan saat hendak diringkus, ketiganya dihadiahi tembakan di kaki bagian kiri.

Berhasilnya pengungkapan pelaku pencurian DD ratusan juta tersebut setelah pengolahan dari keterangan saksi-saksi kejadian. “Ada beberapa saksi yang dimintai keterangan, mengenali ciri-ciri salah satu pelaku yakni berbadan gemuk,” katanya.

Berbekal dari identifikasi TKP dan keterangan beberapa saksi, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Dimana hasil identifikasi menjelaskan jika dua pelaku sebelum beraksi berada di sebuah toko modern yang letaknya tepat di depan BPD UPC Sruwen Kecamatan Tengaran.

Dengan masuk ke gedung perbankan dan berpura pura menjadi nasabah, ketiganya mengamati setiap orang yang mengambil uang tunai. Setelah melihat calon sasaran, kemudian ketiganya mengikuinya.

Hingga sampai di tempat yang sepi mereka melancarkan aksinya. Selain membekuk ketiga pelaku, polisi juga mengamankan dua kendaraan pelaku yang digunakan untuk beraksi. “Yaitu sepeda motor Honda Vario bernopol AB 3647 ZY dan Yamaha Jupiter Z nopol AB 4359 BE,” ujarnya.

Selain itu kepolisian juga menyita sisa uang DD Kemetul yang dicuri sebesar Rp 70 juta. Dijelaskan Yusi, dari pengakuan ketiga pelaku, rencanannya mereka juga akan beraksi di Bumiayu Brebes. “Sisa uang yang lain mereka sudah gunakan,” kata Yusi.

Saat di depan polisi, pentolan komplotan tersebut, Fery mengaku jika aksi tersebut merupakan kali ke dua. Aksi pencurian yang pertama mereka lakukan di Jogjakarta. Bahkan ketiganya masuk dalam DPO Polresta Jogjakarta.

Adapun total DD Kemetul Kecamatan Susukan yang berhasil mereka curi sebesar Rp 278,4 juta. Saat ditanya, sisa uang tersebut, Fery menjawab sudah habis untuk membayar hutang. “Sudah habis untuk membayar hutang,” katanya. (ewb/bas)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...