31 C
Semarang
Rabu, 25 November 2020

488 Tenaga Pendidik Terima Bantuan Jaskin

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Sebagai bentuk kepedulian kepada pendidik sekolah dan madrasah di lingkup Pemkot Pekalongan dan Kementerian Agama di Kota Pekalongan. Pemerintah Kota Pekalongan melalui Wali Kota M Saelany Machfudz menyerahkan bantuan jasa kinerja (Jaskin) kepada 488 pendidik.

Tenaga pengajar yang menerima bantuan tersebut terdiri dari pendidik SD 87 orang, MI 168 orang, SMP 110 orang dan MTs 123 orang. Dengan Total anggaran yang dialokasikan untuk penerima jaskin tersebut sebesar Rp 5,4 Miliar.

Wali Kota M Saelany Machfudz menuturkan Jaskin merupakan pengganti dari fasilitasi operasional pendidikan (FOP) yang berfungsi sebagai bantuan dana tunai untuk PTT dan siswa miskin.

“Bantuan ini untuk meringankan dan menambah kesejahteraan bagi guru atau pegawai tidak tetap di sekolah dan salah satunya untuk program penggratisan biaya sekolah bagi siswa miskin di Kota Pekalongan,” tutur Saelany Machfudz.

Ia menambahkan jumlah uang tunai yang diterima persekolah tidak sama antara satu sekolah dengan yang lainnya, karena jumlah bantuan jaskin disesuaikan juga dengan jumlah siswa yang ada di masing-masing sekolah. “Untuk SD/MI Rp 150.000 /siswa/tahun dan untuk SMP/MTS Rp 450.000 /siswa/pertahun,” terangnya.

Wali kota berharap dengan pemberian bantuan jaskin diharapkan bisa membantu operasional sekolah yang berkaitan dengan pengadaan fasilitas penunjang KBM sekolah. “ Mudah-mudahan dapat meningkatkan kinerja para guru dan mencetak generasi yang baik,” tandasnya.

Sebelumnya juga, bentuk perhatian pemerintah daerah kepada warganya Ketua TP PKK Kota Pekalongan Khusnul Khotimah berikan bantuan sembako kepada warganya yang masuk status lansia.

“Kemarin kami berikan paket sembako khususnya warga lansia di Kelurahan Setono dalam meringankan beban untuk mencukupi kehidupannya.  Ada 13 lansia yang kami beri bantuan,” kata Khusnul Khotimah.

Ia berharap dengan bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan selama beberapa hari kedepan “Mungkin tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa hari,” pungkasnya. (han/bas)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...