33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Puluhan Kapal Rusak Dihantam Ombak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN- Sebagian besar nelayan di Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, dua minggu terakhir ini resah. Mereka tidak berani melaut karena ombak besar. Banyak kapal nelayan rusak karena dihantam ombak. Diprediksi cuaca buruk berlangsung sampai bulan September mendatang.

Pengelola TPI Wonokerto, Budi Irawan, mengungkapkan sepinya nelayan yang melaut membuat penjualan di TPI menurun drastis. Yang biasanya mencapai 9 ton, kini hanya ada 1 ton saja. Itu hanya cumi, ikan teri medan serta ikan layung, yang didapat nelayan untuk tepian laut pesisir saja.

“Jika cuaca membaik penjualan ikan di TPI ini sangat ramai, terlebih jika nelayan dari luar Kabupaten Pekalongan melakukan bongkar muat, seperti nelayan dari Jepara dan Rembang,” ungkap Budi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan, Bambang Djatmiko, menjelaskan, saat ini memang merupakan bulan paceklik untuk nelayan, karena cuaca sedang tidak baik hasil tangkapan juga menurun.

Sehingga banyak nelayan yang tidak bekerja, namun demikian pihaknya tidak bisa membantu, karena tidak ada alokasi bantuan untuk nelayan yang mengalami masa paceklik.

“Saat ini memang cuaca sedang ekstrem, saya harap para nelayan lebih baik istirahat dahulu melaut, agar tidak menjadi korban keganasan ombak, hingga cuaca normal kembali,” kata Bambang. (thd/zal)

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mobil Listrik, Kita Kian Ketinggalan

>>>> Nur Muhis May 26, 2018: Kapan mampir ke Wisconsin University KOMENTAR DISWAY: Yang di Madison? Dekat danau itu? Anda alumninya? Ngerti gitu tanya-tanya Anda dulu. Lima...

Rustriningsih Masih Pantas Maju

RADARSEMARANG.COM - MANTAN Wakil Gubernur Jateng periode 2008-2013 dinilai masih pantas maju di bursa Pilgub Jateng, 2018 mendatang. Dia bisa berkolaborasi dengan Sudirman Said...

Menepis Kebosanan Belajar Sejarah dengan Bermain Peran

RADARSEMARANG.COM - SEJARAH tidak sekadar kejadian masa lampau, tetapi pemahaman masa lampau yang di dalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin berisi problematika pelajaran bagi manusia...

Dewan Desak Direksi PDAM Definitif

Dengan kekosongan jabatan direksi membuat pelaksana tugas (Plt) atau Pjs tidak bisa totalitas. Harusnya segera diangkat pejabat definitif. H Supriyadi, Ssos, MA Ketua DPRD Kota Semarang RADARSEMARANG.COM,...

Produksi Batik Tak Boleh Individualis

KAJEN–Batik dan tenun telah hidup di Kabupaten Pekalongan dari generasi ke generasi dan menjadikan orang bebas mengembangkan kreasinya serta bebas bertarung di seluruh pasar...

Serat Wulangreh Ajarkan Budi Pekerti Siswa  Paling Tepat

RADARSEMARANG.COM - KARYA Sastra Jawa kuno sangat banyak dan memiliki nilai yang adi luhung, seperti Serat Wulangreh. Dalam Serat Wulangreh banyak memuat ajaran nilai-nilai...