29 C
Semarang
Selasa, 20 April 2021

Era Industri, Sejumlah Pekerjaan Akan Hilang

spot_img
spot_img

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Memasuki era industri 4.0 semakin banyak tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya, otomatisasi yang akan membuat tenaga manusia digantikan oleh mesin.

Beberapa jenis pekerjaan, dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, akan tergerus adanya otomatisasi ini. Seperti bidang perdagangan ritel atau grosir. Adanya internet, dengan segala kemudahan, menjadikan perdagangan konvensional semakin ditinggalkan.

“Buruh konstruksi juga akan menghadapi otomatisasi ini. Sekarang banyak yang sudah bisa dikerjakan dengan robot,” ujar Ganjar di hadapan mahasiswa Polines saat memberikan kuliah umum dalam acara Gubernur Mengajar, Senin (6/8).

Ganjar menambahkan, di era industri 4.0 beberapa pekerjaan baru yang tidak pernah terpikirkan justru akan muncul. Terutama, pekerjaan yang mengkolaborasikan kemajuan teknologi dengan kreativitas. Ia mencontohkan, seperti pekerjaan sebagai youtuber yang justru kian banyak dilakoni oleh banyak orang. “Ternyata itu semakin banyak penonton, akan ada uang yang dibayarkan. Itu juga yang membuat saya tertarik ngeVlog,” ujarnya disambut tawa mahasiswa dan sejumlah guru besar serta dosen.

Mendapat paparan Ganjar, tak sedikit mahasiswa yang nampak khawatir menghadapi era industri 4.0. Salah satunya, Umi Farida, mahasiswa administrasi bisnis Polines yang takut tidak terserap industri karena adanya otomatisasi industri.

“Bagaimana supaya di era industri 4.0 saya bisa terserap industri dan memperoleh pekerjaan Pak?,” tanyanya kepada Ganjar yang menjadi dosen sehari di Polines kemarin.

Oleh Ganjar, ia diminta untuk mempersiapkan diri. Paparan Ganjar adalah untuk mengajak mahasiswa mempersiapkan diri. Kondisi ini, jelasnya, bukan untuk ditakuti. “Jangan takut dengan masa depanmu, siapkan dari sekarang. Tingkatkan kompetensi diri, utamanya penguasaan bahasa asing,” saran Gubernur berambut putih ini.

Sementara itu, Direktur Polines  Supriyadi mengungkapkan bahwa era industri 4.0 memang menjadi tantangan tersendiri. Namun demikian, persiapan sudah dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan dunia industri. Termasuk menyalurkan mahasiswa untuk magang pada industri yang juga sudah menerapkan otomatisasi.

”Dengan demikian, generasi muda ini dapat langsung terserap ketika lulus nanti. Tentu kompetensi kita pacu agar dapat menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (sga/zal)

spot_img

Latest news

Related news