31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Bawa Sabu, Dituntut 14 Tahun

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Nekat membawa dan menjual narkotika golongan I jenis sabu sebesar 113,341 gram, warga Karangroto, Genuk, Semarang, Bandot Winoto, dituntut pidana 14 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Semarang, Omar Dhani dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

“Klien kami sudah dituntut minggu kemarin. Dia (Bandot) dituntut jaksa dengan pidana 14 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, subsidair 4 bulan penjara,” kata Kuasa Hukum Bandot, Putro Satuhu, saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (5/8).

Atas tuntutan itu, Putro mengaku telah mempersiapkan pembelaan, karena menurutnya, tuntutan tersebut terlalu berlebihan. “Pembelaan akan kami sampaikan Minggu ini. Kami anggap klien kami hanya korban kejahatan narkotika,” tandasnya.

Dalam berkas tuntutannya, JPU Kejari Kota Semarang, Omar Dhani menilai terdakwa bersalah sebagaimana dakwaan kedua, melanggar Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang (UU) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam pertimbangannya, ia menyebutkan hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan peredaran narkotika. “Sedangkan hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum,” sebutnya.

Perbuatan terdakwa bermula pada Februari 2018, saat di tempat tambal ban di depan Mal Sri Ratu Jalan Pemuda Semarang, berkenalan dengan Aris (DPO). Kala itu, terdakwa menanyakan pekerjaan tambahan dan dikenalkan dengan Bos (DPO) dengan nomor handphone 081703039143.

Kemudian, 14 Maret 2018, terdakwa mendapatkan kiriman dari Bos berupa pil yang diduga ekstasi sebanyak 500 (lima ratus) butir di Jalan Tanjung di depan Stasiun Poncol Semarang Utara, sedangkan cara mengambilnya dengan  dipandu oleh Bos.

Selama 2 minggu setelah menerima ekstasi tersebut, sebanyak 241 butir diantarkan kepada orang yang tidak dikenal sesuai perintah Bos, namun pembayarannya langsung kepada Bos. Sisanya sebanyak 259 butir masih disimpan di dalam tas merah di dalam kamar lantai 2 kontrakannya di Darat Mulyo IV Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara.

Selanjutnya 1 April 2018, terdakwa mendapatkan sabu sebanyak 10 gram di Jalan Muharom nomor 24 di daerah Fatmawati Pedurungan Kota Semarang yang juga dipandu oleh Bos. Terdakwa diminta Bos mengantar 3 paket sabu kepada seseorang yang tidak dikenal di depan Mal Sri Ratu Jalan Pemuda, Semarang Tengah. Dipandu oleh Bos melalui telepon, bahwa orang yang dimaksud sudah menunggu di taksi warna biru.

Selain itu, terdakwa juga diperintahkan oleh Bos membawa persediaan paket sabu untuk diantarkan kepada orang lain yang belum diketahui. Namun, tiba-tiba terdakwa ditangkap oleh beberapa orang yang mengaku Petugas Ditresnarkoba Polda Jateng yang kemudian menggeledahnya dan menemukan 9 paket sabu yang dimasukan ke dalam bungkus rokok Djarum 76 yang sedang dipegang dengan tangan kiri. (jks/ida)

Latest news

Related news