33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Lini Tengah Minim Kreativitas

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – KEKALAHAN 2-0 atas Bali Uneted menjadi alarm tanda bahaya bagi tim PSIS Semarang untuk segera berbenah dan bangkit di laga selanjutnya menjamu Bhayangkara FC di Stadion Moch Soebroto Magelang 13 Agustus mendatang.

Kinerja lini tengah dan sayap menjadi perhatian di laga versus Bali United kemarin. Tim berjuluk Mahesa Jenar seperti kehilangan ruh permainan mereka. Trio Ibrahim Conteh, M Yunus dan Bayu Nugroho gagal menguasai lini tengah.

“Kami cukup kecewa dengan permainan PSIS yang justru menurun jauh di pertandingan lawan Bali United. Saya kira memang ada yang tidak beres. Kelemahan di lini tengah harus segera dibenahi tim pelatih sebelum menghadapi Bhayangkara,” kata CEO PT Mahesa Jenar Semarang, AS Sukawijaya.

Selain di lini tengah, Mahesa Jenar juga minim kreativitas di sektor sayap. Winger Komarudin kemarin tampil dibawah form terbaiknya. Pemain ernomor punggung 10 itu menyia-nyiakan beberapa peluang di lini pertahanan Bali.

Kemudian dua full back yaitu Safrudin Tahar dan Akbar Riansyah juga tampil mengecewakan. Di babak kedua bahkan Akbar yang menggantikan tempat Frendi Saputra menjadi titik lemah PSIS sehingga terus digempur oleh skema serangan Bali United.

“Kita terus lakukan evaluasi dari pertandingan ke pertandingan. Lawan Bhayangkara harus lebih baik karena kami tidak ingin kehilangan poin kandang,” pungkas pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu. (bas)

Berita sebelumyaMasih Betah di Zona Merah
Berita berikutnyaAnwar Tunggal Ibrahim

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...