31 C
Semarang
Selasa, 1 Desember 2020

32 Tim Perebutkan Piala Ketua DPRD Jateng

Final Liga FOPSSI Digelar di Magelang

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG–Liga Forum Pembina Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOPSSI) Jateng U-11 memperebutkan Piala Ketua DPRD Jateng mencapai puncaknya. 32 Sekolah Sepak Bola (SSB) lolos penyisihan bertanding di Grand Final yang digelar di Lapangan Desa Kujon, Borobudur, Magelang, 4-5 Agustus 2018.

“Sebanyak 32 tim SSB dari berbagai korwil bertanding dalam Grand Final Liga FOPSSI memperebutkan Piala Ketua DPRD Jateng pada tanggal 4-5 Agustus di Magelang,” kata Wakil Ketua FOPSSI Jateng, Ahmad Su’udi.

Menurutnya, pertandingan 32 tim SSB berlangsung sengit dan menarik. 32 tim yang bertanding merupakan tim terbaik dari masing-masing wilayah. 32 tim dibagi dalam delapan grup. Nantinya juara dan peringkat kedua tiap grup akan maju ke fase gugur untuk memperebutkan juara 1, Piala Ketua DPRD Jateng dan uang pembinaan. “Tim juara satu akan menjadi wakil Jateng ke tingkat nasional yang digelar di Bandung,” tandasnya.

Menurutnya, sebelum kejuaraan dimulai, pihaknya sudah melakukan penelusuran (screening) data pemain. “Harapan dari kegiatan validasi ini, agar pemain yang bertanding benar-benar usia 11 tahun. Selain itu kami juga menjalankan temu teknik agar peraturan kompetisi bisa ditaati,” katanya. (sga/ida)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...