31 C
Semarang
Senin, 30 November 2020

Pemkot Klaim dalam Masa Pemeliharaan

Penutupan Dancing Fountain

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang menutup sementara air mancur menari atau dancing fountain di Alun-alun Kota Magelang. Wahana yang baru diresmikan pada akhir 2017 ini dinyatakan masih dalam masa pemeliharaan.

“Memang kami hentikan pertunjukannya dan lokasi ditutup, karena sedang perawatan. Hanya sementara untuk penyempurnaan saja,” kata Kasi Pertamanan dan PJU Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Yetty Setyaningsih usai bertemu dengan Komisi C DPRD Kota Magelang, Jumat (3/8).

Yetty menyebutkan, masa pemeliharaan diperkirakan akan selesai dalam sepuluh hari atau maksimal dua minggu. Penyempurnaan bertujuan agar gerakan air mancur menari lebih bagus lagi dan makin selaras dengan musik yang dimainkan.

“Untuk musik, bahkan kami usulkan di anggaran perubahan agar penyempurnaan di sound system-nya. Inginnya suara yang keluar lebih menggelegar, seperti di GBK (Gelora Bung Karno) Jakarta,” tandas Yetty.

Saat disinggung mengenai anggaran pembangunan dancing fountain yang sangat besar dan beredar informasi bahwa anggarannya belum masuk dalam pembahasan di DPRD Kota Magelang, Yetty enggan berkomentar banyak. “Coba tanyakan kepada Pak Kadis, Pak Mahbub,” ujar Yetty singkat.

Sementara, Kepala DLH Kota Magelang, Mahbub Junaidi saat dikonfirmasi mengenai anggaran dancing fountain, malah melempar kembali ke stafnya. “Coba tanyakan kepada Bu Yetty saja, karena dia yang lebih paham,” tukas Mahbub.

Sementara itu, DPRD Kota Magelang meminta dinas terkait agar memasang pengumuman atau papan informasi mengenai perbaikan air mancur menari atau dancing fountain. Papan tersebut harus memuat informasi lamanya perbaikan agar masyarakat yang telah menunggu pertunjukan dancing fountain menjadi tahu. “Sebaiknya ada papan pengumuman yang besar, seperti informasi jadwal pertunjukannya,” tutur Anggota Komisi C DPRD Kota Magelang, IG Sutarman. (had/ton)

More articles

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...