33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Tossa Shakti Terancam Pailit

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Lantaran gagal menjalankan kewajibannya membayar utang sebesar Rp 2,597 miliar, PT Tossa Shakti terancam pailit. Padahal, perusahaan tersebut telah didirikan oleh Cheng Basuki, seorang industriawan sejati yang berpengalaman lebih dari 35 tahun.

“Perkaranya sudah diputus pekan lalu. Majelis hakim mengabulkan permohonan PKPU kreditur. Permohonan PKPU tersebut diajukan oleh PT Sinar Maju Sentosa dan PT Marcisel Globalindo, yang memiliki piutang sebesar Rp 2,597 miliar Pengadilan Niaga (PN) Semarang,” kata Panitera Muda Niaga PN Semarang, Afdlori, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (2/8) kemarin.

Sesuai informasi di website resmi PN Semarang yakni, http:// sipp. pn-semarangkota. go.id, permohonan PKPU perusahaan yang terletak di Jalan Raya Semarang – Kendal KM 19 Kaliwungu, Kendal tersebut, tercatat dengan nomor: 13/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Niaga Smg, diajukan pada 22 Juni 2018 lalu.

Dalam berkas permohonannya, kedua kreditur yang diajukan melalui tim kuasa hukumnya, Alexander Waas & Associates meminta majelis hakim mengabulkan permohonan PKPU yang diajukan oleh para pemohon PKPU terhadap termohon PKPU. Kemudian menyatakan termohon PKPU berada dalam keadaan PKPU Sementara dengan segala akibat hukumnya.

Selain itu, para pemohon PKPU meminta majelis hakim menunjuk hakim pengawas dari hakim-hakim niaga di PN Semarang untuk mengawasi proses PKPU termohon PKPU. Selanjutnya, mengangkat Otto Bismark Simanjuntak dan Kenny Hasibuan, Donny Setiawan, bersama-sama selaku tim pengurus dalam proses PKPU dari termohon PKPU.

Permohonan lainnya adalah memerintahkan tim pengurus dari termohon PKPU, untuk memanggil termohon PKPU dan kreditor yang dikenal dengan surat tercatat atau melalui kurir, untuk menghadap dalam sidang yang diselenggarakan paling lambat 45 hari terhitung sejak PKPU Sementara a quo diucapkan.

Menyatakan besarnya imbalan jasa tim pengurus akan ditetapkan kemudian setelah tim pengurus menjalankan tugasnya serta membebankan biaya permohonan ini kepada termohon PKPU.

Atas permohonan itu, majelis hakim yang dipimpin Purwono Edi Santosa memutuskan mengabulkan permohonan PKPU selama 45 hari terhitung sejak perkara ini diputus pada 16 Juli 2018. Majelis kemudian menunjuk M Yusuf sebagai hakim pengawas dalam perkara ini serta dua pengurus, masing-masing Otto Bismark Simanjuntak dan Kenny Hasibuan.

Selanjutnya, majelis hakim meminta para kreditur untuk hadir kembali pada sidang musyawarah hakim yang rencananya digelar pada 29 Agustus 2018 mendatang.

PT Tossa Shakti merupakan perusahaan di bawah naugan Tossa Group, yang merupakan holding company yang bergerak di berbagai jenis industri seperti industri kaca, otomotif, multifinance. Hingga berita ini ditulis, baik pemohon maupun kuasa hukum termohon PKPU belum dapat dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Semarang. Namun demikian, informasi terkait PKPU ini sedang bergulir di PN Semarang. (jks/ida)

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...